
Otoinfo.id – ARLA Motor X SS78 menunjukkan performa impresif pada Final Black Drag Bike 2026 yang berlangsung di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (27/9). Tim asal Bogor tersebut berhasil mengamankan dua posisi teratas pada kelas Sport 2T 155cc Frame Standar Pemula atau Ninja Frame Standar Pemula.
M Dhiba menjadi pembalap yang berdiri di podium tertinggi setelah mencatatkan waktu 7,449 detik. Torehan tersebut menjadi salah satu catatan menarik karena diraih dalam kondisi lintasan basah akibat hujan.
Sementara itu, rekan satu timnya, Fahmi Afifi, berhasil mengamankan posisi runner-up. Hasil tersebut membuat ARLA Motor X SS78 menutup persaingan kelas tersebut dengan dominasi dua podium teratas.

M Dhiba Cetak 7,449 Detik di Lintasan Basah
Ninja 2T Tetap Kompetitif Saat Wet Race
Persaingan kelas Ninja Frame Standar Pemula pada Final Black Drag Bike 2026 berlangsung dalam kondisi yang tidak mudah. Guyuran hujan membuat karakter lintasan berubah dan menuntut pembalap serta tim memiliki strategi yang tepat.
Di tengah kondisi tersebut, M Dhiba mampu memaksimalkan performa Kawasaki Ninja 2T racikan ARLA Motor X SS78. Catatan 7,449 detik menjadi bukti bahwa paket motor yang dipersiapkan tim mampu tetap bekerja secara optimal ketika grip lintasan tidak berada dalam kondisi ideal.
Keberhasilan tersebut juga membuat M Dhiba menjadi joki tercepat di kelasnya yang mampu menembus catatan waktu 7,4 detik dalam kondisi wet race.
Racikan Sonel Sudrajat Berbuah Dua Podium
Paket Ninja 2T 155cc Jadi Andalan ARLA Motor
Di balik performa tersebut terdapat racikan mesin Ninja 2T TU 155cc Frame Standar yang dikembangkan oleh Sonel Sudrajat. Paket ini menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan ARLA Motor X SS78 menghadapi perubahan kondisi lintasan.
Tidak hanya mengantarkan M Dhiba sebagai pemenang, performa paket tersebut juga membawa Fahmi Afifi finis di posisi kedua. Artinya, dua unit motor yang diturunkan ARLA Motor mampu menunjukkan daya saing pada persaingan kelas yang diikuti sejumlah tim papan atas.
Hasil ini sekaligus menjadi indikasi positif dari pengembangan terbaru yang dilakukan ARLA Motor X SS78 untuk menghadapi persaingan drag bike nasional.
Bos Iwan: Hasil Ini Jadi Motivasi untuk Musim Depan
Owner ARLA Motor FT SS78, Irawan Hadisuryono, SE., SH., MH., atau yang akrab disapa Bos Iwan, menyambut positif keberhasilan timnya.
Menurutnya, kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena diraih di wilayah Bogor sekaligus pada salah satu event besar yang menjadi bagian penting dari kalender drag bike nasional.
Bagi ARLA Motor X SS78, keberhasilan membawa pulang dua podium teratas juga menjadi modal untuk meningkatkan keseriusan menghadapi kompetisi musim berikutnya.
“Alhamdulillah, masih ada rejekinya dalam menghadapi perang bintang kali ini. Hasil ini seharusnya menjadi motivasi kami untuk mengikuti full series Black Drag Bike musim depan. Karena hampir semua tim, mekanik dan joki terbaik papan atas Tanah Air ikut andil bagian untuk bersaing di sini,” ujar Bos Iwan.
ARLA Motor X SS78 Bidik Persaingan Lebih Panjang
Dominasi di kelas Ninja Frame Standar Pemula memberikan gambaran bahwa ARLA Motor X SS78 memiliki modal kompetitif untuk menghadapi persaingan berikutnya.
Dengan kombinasi M Dhiba dan Fahmi Afifi, serta pengembangan mesin yang ditangani Sonel Sudrajat, tim asal Bogor ini memiliki fondasi untuk kembali bersaing pada level nasional.
Final Black Drag Bike 2026 pun menjadi panggung penting bagi ARLA Motor X SS78 untuk menguji sejauh mana pengembangan terbaru mereka mampu menghadapi tim-tim papan atas. Torehan dua podium sekaligus catatan 7,449 detik M Dhiba menjadi hasil yang mempertegas potensi paket Ninja 2T mereka.

