OTOINFO.ID – Teknologi komputer mobil semakin canggih. Infineon Technologies menggandeng Qualcomm Technologies untuk mengembangkan sistem komputer pusat kendaraan berbasis kecerdasan buatan (AI).
Kedua perusahaan mengumumkan kerja sama tersebut pada 2 November 2026 di Munich, Jerman.
Kolaborasi ini menyasar kendaraan masa depan yang mengandalkan perangkat lunak, sistem keselamatan digital, dan teknologi mengemudi otomatis.
Menariknya, komputer tidak lagi sekadar mengatur hiburan. Teknologi ini juga membantu kendaraan mengelola berbagai fungsi penting.
Infineon dan Qualcomm Kembangkan Komputer Mobil Berbasis AI
Infineon menggabungkan teknologi mikrokontroler AURIX dengan platform Snapdragon Ride milik Qualcomm.
Sistem tersebut mendukung pengembangan Software-Defined Vehicle (SDV), yakni kendaraan yang mengandalkan perangkat lunak untuk mengatur berbagai fungsi.
Snapdragon Ride Jadi Pusat Komputasi Kendaraan
Platform Snapdragon Ride menyediakan kemampuan pemrosesan data dan AI untuk mendukung sistem bantuan pengemudi serta teknologi mengemudi otomatis.
Sementara itu, Infineon menyediakan komponen pendukung keselamatan, pengelolaan daya, konektivitas, dan memori.
Kombinasi tersebut membantu produsen mengembangkan komputer kendaraan yang lebih terintegrasi. Peter Schiefer, Presiden Divisi Otomotif Infineon, menegaskan pentingnya menggabungkan kemampuan komputasi AI dengan keandalan sistem keselamatan kendaraan.
Komputer Mobil Semakin Canggih, Bagaimana Biaya Perawatannya?
Kemajuan teknologi tentu menawarkan berbagai keuntungan. Sistem kendaraan dapat mengolah informasi lebih cepat dan mengoordinasikan fungsi keselamatan secara terpusat.
Namun, perkembangan ini juga memunculkan pertanyaan menarik.
Ketika Komputer Bermasalah, Apakah Bengkel Siap?
Semakin banyak fungsi kendaraan bergantung pada komputer, semakin penting pula kemampuan teknisi dalam mendiagnosis gangguan elektronik. Bengkel masa depan berpotensi membutuhkan perangkat diagnosis khusus, pembaruan perangkat lunak, dan keterampilan teknis tambahan.
Artinya, mekanik tidak cukup hanya memahami mesin dan transmisi. Jangan sampai mobilnya semakin pintar, tetapi pemiliknya justru bingung mencari bengkel ketika muncul lampu peringatan!
Meski begitu, kerja sama Infineon dan Qualcomm belum memberikan gambaran mengenai biaya perbaikan sistem tersebut pada kendaraan produksi massal.
Teknologi Komputer Mobil Akan Mengubah Industri Otomotif
Infineon juga menyiapkan teknologi konektivitas BRIGHTLANE Automotive Ethernet serta memori SEMPER NOR Flash untuk mendukung ekosistem Snapdragon Ride.
Perusahaan berencana memperkenalkan inovasi semikonduktornya dalam pameran electronica 2026 di Munich pada 10–13 November. Kolaborasi ini menunjukkan arah perkembangan industri otomotif menuju kendaraan yang semakin mengandalkan komputer dan AI.
Namun, kecanggihan teknologi harus berjalan seiring dengan keandalan, kemudahan perawatan, dan kesiapan layanan purnajual. Sebab, konsumen membutuhkan kendaraan yang bukan hanya pintar saat melaju, tetapi juga mudah memperoleh penanganan ketika mengalami masalah.
