Otoinfo.id – Andrias Lukito tampil spesial di Manahadap Road Race 2026 seri 2 yang berlangsung di Sirkuit Boyolali, 10–11 Oktober. Pembalap STN Patas Jatim ABCD tersebut sukses meraih double winner di kelas Bebek 4T TU 130 Lokal Jateng dan Open.
Menariknya, ia mengawali balapan dari grid belakang setelah tidak mengikuti sesi qualifying time trial (QTT). Hasil ini terasa spesial karena Andrias Lukito baru saja melangsungkan ijab kabul pada Sabtu (10/10).
Meski demikian, ia tetap mampu menunjukkan performa kompetitif pada balapan hari Minggu.
Berbekal Jupiter berkode mesin 5TP racikan Dimas Praci dari Patas Jatim, Andrias Lukito berhasil menaklukkan dua kelas sekaligus.

Lantas, apa rahasia performa motor tersebut? Menurut Dimas Praci, fokus pengembangan bukan semata-mata pada mesin, melainkan juga gearbox.
Karakter mesin disebut sudah sesuai dengan kebutuhan trek Boyolali yang teknikal. Berdasarkan hasil dyno test Pekajaman, motor ini menghasilkan tenaga 28,8 HP dengan torsi 18,4 Nm.

“Yap, fokusnya pada gearbox. Rasio kita custom sesuai kebutuhan trek Boyolali yang teknikal. Dipadu setingan karbu dari PWK Astemo dengan spuyer 62/110,” ungkap Dimas Praci. Ia memilih merahasiakan detail rasio custom yang digunakan.
Untuk mendukung akselerasi dan kestabilan motor, racikan tersebut menggunakan gir depan 14 dan belakang 44. Sektor pemindah tenaga juga mengandalkan gir serta rantai super ringan MCR berukuran 415. Meski tipis, rantai ini dirancang dengan perhatian pada durabilitas untuk kebutuhan balap.

Sementara itu, sistem pengapian mengandalkan konfigurasi DC dengan CDI Rextor Prodrag. Kombinasi racikan gearbox, karburator, dan komponen pendukung tersebut menjadi bagian dari paket Jupiter 5TP yang membawa Andrias meraih dua kemenangan di Boyolali.


