Otoinfo.id – Basarnas mengerahkan dua unit helikopter untuk mendukung siaga SAR khusus MotoGP Mandalika 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengamanan dan memastikan penanganan kondisi darurat selama gelaran MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan pengerahan armada udara tersebut bertujuan mempercepat respons apabila terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan maupun evakuasi medis udara.
“Kami menyiagakan dua unit helikopter beserta kru dan tim medis untuk memastikan respons cepat jika terjadi insiden darurat yang membutuhkan Evakuasi Medis Udara (EMU),” ujar Hariyadi dalam keterangannya di Mataram, Kamis.
Dua Helikopter Basarnas Tiba di Sirkuit Mandalika
Kedua helikopter Basarnas tiba di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit pada Rabu (7/10/2026) siang. Sebelum menuju sirkuit, dilakukan pengecekan jalur serta titik pendaratan melalui spot check.
Helikopter Dauphin dengan nomor registrasi HR-3601 lebih dulu mendarat di helipad RSUD Provinsi NTB pada pukul 13.17 Wita. Dua menit kemudian, helikopter tersebut kembali melakukan take off.
Selanjutnya, helikopter HR-3604 mendarat di lokasi yang sama pada pukul 13.22 Wita dan kembali mengudara pada pukul 13.24 Wita.
Kedua armada kemudian melanjutkan penerbangan menuju Sirkuit Mandalika dan tiba dengan selamat di helipad sirkuit sekitar pukul 13.42 Wita.
Disiapkan untuk Evakuasi Medis Udara
Keberadaan dua helikopter tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam kesiapan SAR selama MotoGP Mandalika. Armada udara dapat mendukung respons cepat apabila terdapat kondisi darurat yang membutuhkan Evakuasi Medis Udara (EMU).
Selain helikopter, Basarnas juga menyiagakan kru dan tim medis untuk memperkuat kesiapan penanganan di lapangan.
MotoGP Mandalika 2026 Digelar 9-11 Oktober
Siaga khusus Basarnas ini dilakukan menjelang berlangsungnya MotoGP Mandalika 2026 pada 9 hingga 11 Oktober 2026.
Muhamad Hariyadi menegaskan bahwa kesiapan armada udara dan koordinasi lintas instansi merupakan langkah antisipatif untuk mendukung keamanan seluruh rangkaian kegiatan.
Dengan dukungan personel, tim medis, serta dua unit helikopter, Basarnas berupaya memastikan respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat dan profesional.
Kesiapsiagaan tersebut diharapkan membuat penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 berlangsung aman, tertib, dan terkendali, sekaligus memberikan rasa aman bagi pembalap, kru, panitia, serta penonton yang hadir di Lombok.

