Otoinfo.id – Pembalap pabrikan KTM, Brad Binder, mengakhiri balapan MotoGP Spanyol 2025 di Sirkuit Jerez dengan hasil yang memuaskan, meskipun ia mengakui bahwa tantangan besar masih ada di lintasan. Binder berhasil finis di posisi keenam, menjadikannya pembalap KTM terbaik kedua setelah Maverick Vinales yang menempati posisi keempat.
Binder hanya tertinggal 8,5 detik dari pemenang balapan, Alex Marquez. Pembalap asal Afrika Selatan itu merasa langkah besar telah dicapai, berkat perubahan pada motor KTM RC16 yang menunjukkan hasil positif.
“Sangat puas. Kami mengambil langkah besar hari ini. Ini menunjukkan bahwa kami telah pulih,” ujar Binder dengan semangat.
Masalah Getaran yang Masih Mengganggu
Meski puas dengan progres yang diraih, Binder mengungkapkan adanya masalah yang terus mengganggu performanya selama balapan. Getaran pada motor KTM masih menjadi masalah yang belum sepenuhnya teratasi, terutama di dua tikungan di Sirkuit Jerez.
“Getarannya semakin parah seiring balapan berjalan. Tapi saya menemukan cara untuk mengatasinya,” ungkap Binder.
Menurut Binder, meskipun getaran tersebut dapat dikendalikan di tikungan pertama, ia merasa kesulitan di tikungan lainnya dan hanya bisa “pasrah”. Di sisi lain, meskipun ban motornya mengalami keausan yang parah, Binder berhasil mencatatkan waktu putaran yang konsisten dari awal hingga akhir balapan.
“Bannya sangat aus, tapi catatan waktunya tetap sama. Saya tidak pernah punya kecepatan ekstra. Itu yang perlu saya tingkatkan,” jelas Binder.
Fokus ke Seri Berikutnya di Le Mans
Meski tidak bisa membawa KTM ke posisi terbaik, Binder tetap optimistis. Dengan uji coba resmi IRTA yang digelar di Jerez setelah balapan, ia melihat kesempatan untuk memperbaiki pengaturan motor sebelum menghadapi seri berikutnya di Le Mans, Prancis.
Baca Juga: Potensi Belia Bilal Zian Yukihiro Family RH57, Debutan Pocket Bike Koleksi Trophy di MCR Boyolali
MotoGP Spanyol 2025 dihadiri oleh lebih dari 224.000 penonton dengan cuaca cerah yang mendukung jalannya balapan selama 25 putaran. Binder bertekad untuk terus bekerja keras dan mengejar ketertinggalan di putaran-putaran berikutnya.
