Otoinfo.id – Yamaha MX King milik Ayu Sekti langsung menunjukkan tajinya pada sesi Qualifying Time Trial (QTT) MP1 UDRM Road Race Piala Forkopimda Cilegon 2026, Sabtu (3/10). Dipacu Damar Abi Yoga alias Bolang, motor yang kini mendapat kawalan 27Hz Purwokerto tersebut berhasil mencatat waktu tercepat di kelas MP1.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Bolang untuk menghadapi race UDRM Cilegon. Apalagi, Ayu Sekti memang datang dengan persiapan khusus untuk menghadapi persaingan di kelas MP1 dan Underbone.
Fokus Setting MX King Ayu Sekti di Noken As
Menurut Mang Lehan, fokus utama dalam setting mesin MX King Ayu Sekti kali ini berada pada bagian noken as. Ubahan tersebut dilakukan untuk mendapatkan karakter mesin yang sesuai dengan kebutuhan Bolang di lintasan Cilegon.
“Durasinya 270, in open 30, in ex close 60. Kalau lift 9,1 in dan 9 ex. Peak powernya di angka 11.700 dengan tenaga 35 HP, torsi 19,1 Nm dari hasil dyno saya sendiri di bengkel,” ungkap Mang Lehan.
Untuk sektor pembuangan, racikan MX King Ayu Sekti ini mengandalkan knalpot Henz. Kombinasi ubahan noken as dan setting mesin tersebut menjadi salah satu kunci untuk mengejar performa maksimal di kelas MP1.
35 HP Jadi Modal Ayu Sekti
Dengan hasil dyno yang disebut mencapai 35 HP dan torsi 19,1 Nm, karakter mesin MX King Ayu Sekti terlihat sudah cukup kompetitif.
Namun, angka dyno tentu bukan satu-satunya penentu. Karakter mesin harus bisa diterjemahkan dengan baik oleh rider, terlebih lintasan UDRM Cilegon menggunakan layout jalan raya dengan kombinasi tikungan putar balik, chicane, dan sektor yang cukup panjang.
Bolang dan MX King Ayu Sekti Sudah Klop
Damar Abi Yoga alias Bolang menjadi rider yang dipercaya Ayu Sekti untuk menggeber MX King MP1 tersebut. Sebelumnya, Ayu Sekti memang telah menyiapkan dua pacuan untuk Bolang di UDRM Cilegon, yakni Underbone dan MX King MP1.
Kini, hasil QTT menjadi bukti awal bahwa kombinasi Bolang, MX King Ayu Sekti, dan racikan 27Hz Purwokerto mulai menunjukkan hasil.
Mang Lehan juga menilai karakter motor sudah cukup klop dengan gaya balap Bolang. Artinya, modal untuk menghadapi race sudah tersedia.
Menanti Pembuktian Saat Race
Start dari hasil QTT tercepat tentu membuat posisi Bolang bersama MX King Ayu Sekti semakin menarik untuk dipantau.
Apakah performa 35 HP tersebut mampu diterjemahkan menjadi kemenangan di race MP1?
Jawabannya akan terlihat saat lampu start padam. Yang jelas, MX King Ayu Sekti sudah lebih dulu menggebrak Cilegon lewat hasil QTT.
Spesifikasi dan hasil QTT tersebut menjadi modal penting, tetapi konsistensi Bolang saat race tetap akan menjadi penentu akhir.


