Otoinfo.id – Melanjutkan kasus sanksi Marc Marquez yang diberi hukuman double long lap penalty akibat aksi sruduknya terhadap Miguel Oliveira di MotoGP Portugal (26/3), FIM Stewards mengubah sanksi tersebut yang awalnya akan diberikan di Argentina pekan ini.
Namun karena Marquez absen di seri Argentina karena masih masa pemulihan pasca operasi, maka sanksi tersebut akan dilakukan di seri berikutnya. Secara resmi FIM Stewards telah mengumumkan soal itu.
Baca Juga : MotoPrix Sumatera dan Sumatera Cup Prix (SCP) Sudah d i Depan Mata, Apa Kabar JPNW Racing Team?
Dengan sanksi yang dirubah seperti itu, Repsol Honda merasa keberatan. Sebagai tim yang menaungi Marquez sejak tahun 2013 lalu, Repsol Honda mengajukan banding karena memang menurutnya tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
Repsol Honda menyebutkan bahwa perubahan tersebut dikeluarkan dua hari setelah pemutusan awal. Konteks ini menjadi tidak sesuai dengan peraturan FIM untuk MotoGP saat ini. Mereka menginginkan aturan sesuai dengan bagaimana mestinya.
Baca Juga : Hadirkan Wawan Abakura dan Andis DOS Muffler di Gala Dinner (31/3), Apa Konsep Regulasi IDW 2023?
Sedangkan di sisi lain, tim RNF Aprilia ingin Marquez dihukum berat. Karena bagi mereka aksi Marquez terhadap pembalapnya sangat ceroboh. “Kami mendorong hukuman yang lebih keras dan berat dari FIM Steward,” ujar tim satelit Aprilia itu. Aji


