Otoinfo.id – Tidak bisa dipungkiri, Nissan GT-R adalah salah satu mobil sport paling legendaris di dunia. Dijuluki Godzilla, mobil ini diproduksi secara eksklusif di pabrik Nissan yang terletak di prefektur Tochigi, Jepang. Pabrik inilah yang memastikan setiap unit Nissan GT-R hadir dalam kondisi prima, baik untuk jalan raya maupun lintasan balap.
GT-R terbaru (2024) hadir dengan revisi desain bodi yang mengutamakan efisiensi aerodinamis. Setiap komponen, baik eksternal maupun internal, dipasang dengan presisi tinggi menggunakan teknologi canggih serta uji kualitas berlapis.
Proses Produksi Mesin: Presisi Ala Jepang
Mesin V6 Twin-Turbo yang Dirakit dengan Tangan
Di balik kapnya, Nissan GT-R menggunakan mesin V6 twin-turbocharged 3,8 liter. Versi standar menghasilkan tenaga 565 tk dan torsi 633 Nm, sementara GT-R Nismo ditingkatkan hingga 600 tk dan 652 Nm.
Blok mesin terbuat dari aluminium die-cast, crankshaft baja tempa, serta piston aluminium. Menariknya, perakitan mesin dilakukan secara manual oleh teknisi khusus dengan tingkat presisi tinggi. Kunci torsi hidraulik digunakan untuk memastikan baut dikencangkan sesuai standar, sedangkan pengukur presisi dipakai untuk mengontrol celah antar komponen.
Uji Daya dan Ketahanan
Sebelum keluar pabrik, setiap mesin diuji melalui tes dinamometrik. Proses ini mengukur tenaga dan torsi pada berbagai putaran mesin untuk memastikan performa optimal.
Teknologi Produksi Modern
Penggunaan CAD dan Proyeksi Laser
Nissan memanfaatkan Computer Aided Design (CAD), pemindai 3D, serta proyeksi laser untuk memastikan keselarasan geometri kendaraan. Hal ini membuat desain GT-R semakin aerodinamis dan stabil di kecepatan tinggi.
Baca Juga: Terungkap! Inilah Alasan Kenapa New Nissan Terra 4×4 Lebih Unggul dari Pajero dan Fortuner!
Suspensi dan Tes Keselarasan Roda
Setelah komponen besar dipasang, unit produksi menjalani tes pelurusan roda. Langkah ini penting untuk menjaga keawetan suspensi sekaligus memastikan kenyamanan berkendara dalam jangka panjang.
Nissan GT-R50: Edisi Terbatas Bernuansa Seni
Selain model standar, pabrik Tochigi juga memproduksi Nissan GT-R50 hasil kolaborasi dengan ItalDesign. Mobil spesial ini dibuat hanya 50 unit, masing-masing dengan harga sekitar USD 1,1 juta (sekitar Rp 17 miliar).
Panel bodi diproduksi manual menggunakan mesin Eckold dan cetak 3D. Bahkan mesinnya pun dirakit dengan tangan, menghasilkan tenaga lebih buas hingga 720 tk dan torsi 779 Nm. Tidak heran bila GT-R50 dianggap sebagai karya seni otomotif, bukan sekadar mobil sport.
Baca Juga: Kelemahan Daihatsu Rocky! Perbandingan dengan Nissan Magnite dan Kia Sonet
Harga Nissan GT-R Terbaru
Untuk pasar internasional, harga Nissan GT-R standar dimulai dari USD 120.990 (sekitar Rp 1,8 miliar). Sementara model edisi terbatas seperti GT-R50, harganya bisa menyentuh lebih dari Rp 17 miliar.
Proses produksi Nissan GT-R di Jepang membuktikan bahwa mobil ini bukan sekadar kendaraan biasa. Dari mesin V6 twin-turbo yang dirakit dengan tangan, uji kualitas berlapis, hingga edisi terbatas GT-R50, semuanya menunjukkan dedikasi Nissan dalam melestarikan legenda Godzilla.
