Otoinfo – Marco Bezzecchi mengakui bahwa absennya Jorge Martin di tes pramusim MotoGP Thailand menjadi tantangan besar bagi Aprilia. Martin, juara dunia MotoGP tahun lalu, mengalami kecelakaan hebat pada hari pertama tes Sepang, yang baru merupakan hari keduanya bersama Aprilia.

Akibat kecelakaan tersebut, Martin mengalami beberapa patah tulang dan harus menjalani operasi di Spanyol pada Jumat lalu. Dengan cedera ini, Martin dipastikan absen dari tes Buriram pekan ini.
Kondisi ini membuat Martin hanya sempat menyelesaikan 90 lap dengan motor RS-GP sejak November lalu. Kecelakaan tersebut juga memicu ketegangan antara Aprilia dan Michelin. Meski Michelin menyatakan tidak ada masalah dengan ban yang digunakan Martin, tim Aprilia tetap menolak pernyataan tersebut.
Dampak Besar bagi Tim
Bezzecchi mengungkapkan bahwa absennya Martin berpengaruh pada semua anggota tim, termasuk dirinya.
“Ketiadaan Jorge tentu saja berdampak pada seluruh tim, termasuk saya. Tapi inilah situasi yang ada, jadi saya harus fokus pada pekerjaan saya dan tidak mengeluh,” ujar Bezzecchi.
Menurut Bezzecchi, tim masih memiliki beberapa item yang belum sempat diuji di Sepang, yang akan menjadi prioritas di Buriram.
“Kami masih punya beberapa komponen yang belum sempat diuji di Sepang. Untungnya, kami bisa mengikuti rencana dengan baik di sana. Jadi beberapa item kami simpan untuk diuji di sini, terutama besok,” katanya.
Selain itu, Bezzecchi juga akan mempersiapkan pengaturan motor serta gaya balapnya menjelang balapan pertama di Thailand.
Tes yang Terbatas, Tapi Cukup
Bezzecchi mengaku lima hari pengujian untuk pramusim 2025 terasa singkat, namun menurutnya ini cukup jika tim mampu menemukan dasar pengaturan yang baik.
“Yah, ini harus cukup karena memang ini yang saya punya: tiga hari di Sepang dan dua hari di sini, lima totalnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Kadang kalau tes terlalu banyak, justru bisa bikin bingung karena terlalu banyak hal yang harus dicoba. Kalau sudah menemukan dasar yang baik dan menguji semua item yang diperlukan, itu cukup. Setelah itu lebih baik langsung balapan.”
Menurut Bezzecchi, tes ideal adalah tiga hari di Sepang dan tiga hari di Buriram, namun dengan jadwal yang ada, ia tetap berusaha memaksimalkan waktu yang tersedia.
Savadori Isi Kekosongan Martin
Untuk mengisi kekosongan Martin, Aprilia kembali menurunkan pembalap uji Lorenzo Savadori. Savadori menjelaskan bahwa tugas utamanya adalah membantu tim menemukan pengaturan dasar yang baik untuk Martin.
“Saya di sini untuk bekerja bagi Jorge, membantu tim menemukan basis yang baik saat dia kembali untuk balapan,” ujar Savadori.
Ia menambahkan bahwa fokus kerjanya bukan pada pengaturan motor, melainkan pada pengembangan komponen penting seperti aerodinamika dan elektronik.
“Tugas saya adalah menguji hal-hal besar yang penting dan juga relevan untuk Jorge,” kata Savadori.


