Jack Miller salah satu pembalap yang beberapa kali terjatuh sejak FP dan kualifikasi di sirkuit Le Mans (18/5). Medki begitu dirinya bisa tampil optimal di akhir kualifikasi dengan perolehan waktu 1’41.336 menit terpaut +0,414 dengan Marc yang menempatkan Miller di urutan 3 hari ini.
“Motor dalam kondisi prima, dimana performanya sangat bagus. Dalam kondisi trek basah ataupun kering saya rasa itu bukan masalah, tapi sejujurnya saya lebih suka balap kondisi trek kering,” bebernya.
Dalam jumlah 27 lap di Le Mans, jika dalam kondisi trek basah semua pembalap bakal mengalami kesulitan.
“Le Mans salah satu sirkuit yang agak susah ditaklukkan, tapi saya cukup senang dengan perolehan saat kualifikasi, kami cukup cepat dan saya yakin kompetitif di sini yang paling utama saya siap dalam kondisi apapun saat race,” sumbar pembalap yang sedang mengincar kursi Petruci di tim pabrikan.
Meski begitu, perjalanan miller sejak FP sangat susah. Pembalap Australia tersebut mengalami serangkaian kecelakaan sejak FP hingga QTT, dan Miller pun mengakui bahwa dirinya beruntung bisa lolor ke Q2.
“Sejak Jumat kami berusaha keras supaya bisa maksimal, masuk di putaran ke 17 performa motor benar-benar bagus dan beruntungnya saya bisa lolor di Q2. Sebelumnya dengan mencoba ban medium sempat terjatuh, sempat beralih ke ban lunak dan berakhir ke grafel juga,” tutupnya dengan sumringah. ATH



