
Otoinfo – menjelajahi perjalanan sejarah yang menginspirasi, melihat lahirnya teknologi canggih seperti Super KIPS dan HSAS pada varian Kawasaki Ninja 150 2 Tak, khususnya varian M. Mari kita temukan bagaimana inovasi ini telah membentuk karakteristik unik dan keunggulan performa dalam rentang waktu 1996 hingga 2010.
Perjalanan Kawasaki Ninja 150 2 Tak Tipe Sport Naked (1996 – 2015)
1. Ninja Biasa 1996 – 1998
Pada tahun 1996, Kawasaki meluncurkan Ninja 150 2 Tak dengan desain sporty, headlamp bulat, dan monoshock. Teknologi unggulannya termasuk Super Electrofusion Cylinder, Resonator Intake System (RIS), dan Kawasaki Integrated System (KIS). Mesin 148cc 2 Tak, 1 silinder, CRV, KIS, RIS, berpendingin cairan, karburator, dan transmisi 6 percepatan.
2. Ninja Biasa 1998 – 1999
Pada tahun 2000, varian Ninja dengan pelek racing menjadi “Ninja R,” sementara varian pelek jari-jari tetap disebut Ninja. Terdapat penyegaran desain grafis dan striping dengan variasi warna.

4. Ninja/Ninja R 2003 – 2006
Penyegaran dilakukan pada striping dan warna tanpa mengubah spesifikasi dasar. Varian warna mencakup biru, hitam, dan hijau gelap.
5. Kawasaki Ninja M/Ninja R (L) 2006 – 2007
Pada tahun 2006, Ninja dan Ninja R diperbarui dengan teknologi baru, Super KIPS dan HSAS, meningkatkan daya menjadi 30,1 PS/10.500 RPM. Kode “M” untuk Ninja dan “L” untuk Ninja R. Varian warna melibatkan hijau, biru, dan hitam.
6. Ninja SS (N) 2007 – 2009
Kawasaki meluncurkan Ninja SS dengan kode “N” pada tahun 2007, menggunakan teknologi terbaru dengan pelek racing dan perubahan warna.
7. Kawasaki Ninja M /Ninja R (L)/Ninja SS (N) 2009 – 2010
Varian warna untuk Ninja M, Ninja R (L), dan Ninja SS (N) mencakup hijau, hitam, biru, dan merah. Spesifikasi tetap sama dengan seri sebelumnya.
Seri Ninja dengan Kode M merupakan awal penerapan teknologi Kawasaki, meningkatkan pembakaran dan mengurangi polusi. Pada 2011, produksi varian M dihentikan, sementara Ninja R dan SS terus dipasarkan dengan penyegaran dan desain striping baru. Otoinfo

