- Harga yang Lebih Tinggi
Honda menjual Revo dalam dua varian harga: Revo X dengan pelek palang seharga Rp 15,325 juta (OTR Jakarta) dan Revo Fit dengan pelek jari-jari seharga Rp 13,625 juta (OTR Jakarta).
Harga ini tergolong lebih tinggi jika dibandingkan dengan pesaingnya di kelas motor bebek 110 cc, seperti Suzuki Smash.
Motor Suzuki ini dijual dengan harga Rp 13,25 juta (OTR Jakarta) untuk varian pelek jari-jari dan Rp 14,05 juta (OTR Jakarta) untuk varian pelek palang.
Meskipun sedikit lebih rendah daripada Yamaha Vega Force yang dijual seharga Rp 15,5 juta dengan pelek palang, harga Revo masih tetap tinggi.
Namun, Yamaha Vega memiliki alasan tersendiri untuk menetapkan harga tinggi karena unggul dalam performa mesin dan ruang penyimpanan yang lebih luas daripada Revo.
- Bagasi yang Terbatas
Memang benar bahwa motor bebek di kelas 110 cc umumnya tidak memiliki bagasi yang cukup besar untuk menampung helm.
Namun, Revo memiliki bagasi yang paling kecil di antara para pesaingnya dengan kapasitas hanya tujuh liter. Suzuki Smash memiliki bagasi sebesar 8 liter sementara Yamaha Vega Force memiliki ruang penyimpanan terbesar, yakni 9,2 liter.
- Performa Mesin yang Standar
Mesin Honda Revo memiliki kapasitas 109,17 cc SOHC satu silinder dengan pendinginan udara. Mesin ini mampu menghasilkan torsi puncak 8,76 Nm pada 6.000 rpm dan tenaga maksimal 8,91 PS pada 7.500 rpm dengan transmisi empat percepatan manual.
Meski memiliki mesin yang cukup mumpuni, Revo masih kalah dalam hal performa jika dibandingkan dengan pesaing sekelasnya.
Suzuki Smash dengan mesin 113 cc mampu mengeluarkan torsi puncak 9,1 Nm pada 6.000 rpm dan tenaga maksimal 9,3 PS pada 8.000 rpm.
Sementara Yamaha Vega Force dengan kapasitas 115 cc juga menawarkan performa yang bersaing dengan torsi puncak mencapai 9,53 Nm pada 5.500 rpm, meskipun tenaga maksimalnya sedikit lebih rendah.
Meskipun memiliki kekurangan dalam beberapa aspek, popularitas Honda Revo tetap tidak tergoyahkan di pasar motor bebek.
Harga yang lebih tinggi, bagasi yang terbatas, dan performa mesin yang standar belum mampu meruntuhkan dominasinya. Otoinfo.