Otoinfo – Setelah membuat debut globalnya pada tahun 2017, Vespa Elettrica akhirnya resmi memasuki pasar Indonesia. Harganya, yang lebih tinggi dari mobil Low Cost Green Car (LCGC), menegaskan posisinya sebagai motor listrik premium.
Marco Noto La Diega, Managing Director and Country CEO PT Piaggio Indonesia, menjelaskan bahwa Vespa Elettrica dirancang khusus untuk mobilitas dalam kota dengan gaya modern yang menjadi ciri khas merek Italia tersebut.
“PT Piaggio Indonesia dengan bangga memperkenalkan Vespa Elettrica, simbol teknologi terkini dari Italia yang selalu konsisten dengan keunggulannya melalui merek Piaggio Group. Vespa Elettrica cocok bagi pelanggan yang menghargai kombinasi mobilitas kontemporer yang ramah lingkungan dan gaya hidup premium ala Italia,” ungkap Marco.
Vespa Elettrica pertama kali diperkenalkan di pameran EICMA Milan pada 2017, menjadi motor listrik pertama dari pabrikan yang dijual secara global. Setelah diluncurkan di Eropa dan Amerika Serikat, kini giliran Indonesia yang mendapatkan kehormatan menyambutnya. Harganya mencapai Rp 120 jutaan di dua wilayah tersebut.
Dari segi penampilan, Vespa Elettrica mirip dengan model Primavera yang sudah dikenal di Indonesia, dengan sentuhan khas motor listrik berupa kombinasi warna silver dan aksen biru muda, serta varian warna merah terang.
Beralih ke spesifikasi, Vespa Elettrica menggunakan baterai lithium-ion dengan voltase 48 Volt dan kapasitas 86 Ah. Proses pengisian daya dapat dilakukan dengan menarik kabel dari kompartemen di bawah jok, lalu menyambungkannya ke stop kontak atau stasiun pengisian daya publik. Waktu pengisian penuh membutuhkan sekitar 4-8 jam tergantung pada tegangan dan kondisi suhu baterai.
Baterai Vespa Elettrica memiliki sertifikasi IP65, menjadikannya tahan terhadap debu dan tekanan air rendah. PT Piaggio Indonesia memberikan garansi baterai selama 3 tahun.
Unit daya di dalam Vespa Elettrica mampu memberikan daya sebesar 3,6 kW dengan daya puncak 4 kW, dan torsi sekitar 200 Nm.
Vespa Elettrica menawarkan dua mode berkendara, yaitu mode Power dan ECO. Selain itu, terdapat mode Reverse untuk memudahkan manuver mundur saat parkir. Daya jelajahnya mencapai hingga 100 km dalam mode Eco dan 70 km dalam mode Power. Keunikan lainnya adalah adopsi Kinetic Energy Recovery System (KERS), memungkinkan pengisian daya saat fase perlambatan kecepatan.
Vespa Elettrica dapat terhubung dengan sistem VESPA MIA melalui Bluetooth, memungkinkan pengguna untuk mendapatkan informasi kendaraan pada panel instrumen digital berlayar TFT berukuran 4,3 inci. Informasi seperti kecepatan, mode berkendara, jarak tempuh tersisa, dan tingkat pengisian baterai dapat dengan mudah diakses.
Dengan harga Rp 198 juta, Vespa Elettrica memang menempati kelas premium, namun hal ini sejalan dengan kontribusi awal Piaggio Group terhadap green mobility yang diharapkan semakin relevan di masa depan, termasuk di dalam lanskap otomotif Indonesia yang terus berkembang.Otoinfo

