OtoInfo.Id-Gelaran Yamaha Endurance Festival (YEF) jadi ajang pesta untuk komunitas komunitas Ravens15. Tim asal Tangerang yang menurunkan 3 pasangan itu mendominasi event yang digelar minggu (30/09) lalu. Semua itu ternyata ada kunciannya, lho!Ketua komunitas Ravens15, Imam Fajarie menyebut ini berkat strategi dan dua rahasia penting.
“Soal taktik, tiap pasangan punya cara sendiri, mengatur siapa yang keluar. Nah, untuk bertahan 1 jam geber terus, ketiga pasangan kami sama-sama dibikin kuat dicengkram, dan licin naik-turun,” buka Imam yang juga turun berduet dengan Radityo Wibisono.
Dengan niat berbagi, Imam menyebut, 3 Yamaha R15 yang di olah di bengkel Wahyu Motor, Tangerang, punya 2 komponen yang sama. Yaitu, kampas rem memakai produk Elig Nucap NRS, dan olinya pakai Ipone Stroke 4.

“Ini balap ketahanan 1 jam, kami tergantung banget sama rem dan mesin yang nggak drop tenaganya. Jadi butuh rem yang tahan pakemnya, dan oli yang tahan panas dan rpm tinggi untuk waktu lama,” urai Imam yang bakal segera serah terima jabatannya sebagai ketua komunitas Ravens15. Keampuhan rem Elig Nucap NRS yang berteknologi ‘kuku macan’, dirasa banget Imam dan Radityo. Gaya balap pasangan ini agak beda memakai rem. “Radit, gaya masuk tikungan, ganas nge-brake-nya. Mirip Roofied. Saya, alus ngeremnya. Toh, saat giliran saya yang ngegas, tanpa nekan tuas keras, rem tetap kuat mencengkram. Nggak ada tuh, rasanya ngelos,” ungkap Imam yang bersama Radityo jadi juara ketiga, menuntaskan 25 putaran.

“Kalau saya perhatiin, bahan kampas rem Elig Nucap NRS ini kuat, tahan panas. Dan saya yakin teknologi kuku macannya itu yang bikin dia jadi nyaman tanpa getaran,” timpal Dzakwan Roofied. Pelajar SMAN 87 Tangerang ini kudu puas berdiri di podium sebagai juara ke-7. Doi yang sudah sempat di posisi ke-4, salah strategi pertukaran pembalap dengan Agung Nugroho.
Soal ketahanan mesin jadi perhatian khusus Bambang Sutikno yang mengurus mesin pasukan Ravens15. “Gaya balap mereka beda-beda, buka-bukaan gasnya memang mengikuti karakter mesin standar. Tapi, tetap saja, perbedaan antara pembalap kelas Comm A dan Comm B bikin mesin harus kerja lebih keras supaya tahan,” jelasnya.

Khasiat Ipone Stroke 4 diungkap Naufal Ali. Pelajar SMA Taruna Mandiri, Tangerang Selatan ini terhitung anyar di dunia adu kencang di sirkuit. Dia turun sebagai pembalap kedua berpasangan dengan Reza Reinaldy. Dan, mencatat prestasi finish ke-5 di akhir lomba.
Naufal mengaku, motor yang dipakai di balap ketahanan ini, adalah motor yang ia pakai di 4 seri Yamaha Sunday Race. Ia pun sempat was-was tenaga motornya drop setelah digas Reza 10 lap. “Soalnya, saat latihan, sebelum pakai oli Ipone, Reza sempat bilang tenaga motor drop. Tapi, pas balap, setelahnya Mas Bambang masukin oli Ipone, aku bisa gas abis motor seperti biasa,” tutur Naufal.
Wah, sudah bukan rahasia lagi! Ini petunjuk bagi pemakai motor harian dan turing untuk mencobanya. Ones

