Otoinfo – Honda Supra GTR 150, yang pertama kali diluncurkan di Indonesia pada tahun 2016, masih mempertahankan desainnya hingga sekarang. Meskipun mengalami pembaruan terakhir pada tahun 2019 dengan perubahan warna dan speedometer digital, model ini belum mengalami evolusi besar seperti versi yang beredar di negara lain.
Salah satu contohnya adalah di Malaysia, di mana Honda RS-X 150 telah menjadi penerus Honda Supra GTR 150. Perubahan paling mencolok terjadi pada bagian depan motor, di mana lampu depannya mengadopsi desain mirip Honda Vario 160. Lampu depan yang dipindahkan ke tameng dengan reflektor ganda memberikan tampilan yang lebih modern.
Bagian belakang motor juga mengalami perubahan dengan desain yang lebih padat dan penggunaan behel yang memberikan kesan sporty. Lampu sein yang dipisahkan, mirip dengan yang digunakan oleh Honda Vario 160, memberikan sentuhan baru pada tampilan keseluruhan.
Banyak yang menganggap Honda RS-X 150 mirip dengan sportbike CBR150R versi underbone karena sebagian besar komponennya diambil dari CBR150R. Mesin 149,16 cc DOHC 4-klep pendingin cairan memberikan tenaga sebesar 15,8 dk pada 9.000 rpm, dengan torsi mencapai 13,6 Nm pada 7.000 rpm. Transmisi manual 6-percepatan menjadikan pengalaman berkendara semakin sporty.
Fitur canggih yang ditambahkan pada Honda RS-X 150 adalah modul ABS single channel, mengurangi risiko rem mengunci saat pengereman mendadak. Meskipun fitur ini menjadi nilai tambah, harganya di Malaysia mencapai 9.798 Ringgit, setara dengan Rp 32.847.314, yang tentu saja cukup mahal.
Sebagai perbandingan, Honda Supra GTR 150 di Indonesia saat ini dijual sekitar Rp 25.180.000 OTR Jakarta. Perbedaan signifikan antara kedua model ini menunjukkan bahwa sepeda motor tersebut di Indonesia perlu segera mendapatkan pembaruan agar tetap bersaing dengan model sejenis di negara lain.
