Otoinfo – Jorge Lorenzo, legenda MotoGP yang telah meraih gelar juara dunia lima kali, memberikan pandangan dalam persaingan sengit antara pembalap Ducati untuk mendapatkan kursi di tim pabrikan untuk musim 2025. Dalam wawancaranya dengan DAZN, Lorenzo menyampaikan keyakinannya bahwa Ducati ingin mempertahankan keempat pembalapnya: Pecco Bagnaia, Jorge Martin, Marc Marquez, dan Enea Bastianini, tetapi aturan MotoGP membatasi hanya dua pembalap yang dapat diturunkan oleh satu tim.
Persaingan Ketat antara Empat Pembalap Ducati
Pecco Bagnaia telah memperpanjang kontraknya dengan Ducati Lenovo Team untuk dua musim ke depan, sehingga Ducati harus memilih pembalap kedua di tim tersebut. Saat ini, Jorge Martin memimpin klasemen pembalap dengan 129 poin, sementara Marc Marquez dan Enea Bastianini tidak jauh tertinggal dengan masing-masing 89 poin.
Keinginan Ducati: Keempat Pembalap dalam Seragam Merah
Menurut Lorenzo, Ducati menginginkan semua empat pembalapnya tetap berada di bawah bendera Ducati, mengenakan seragam merah. Namun, karena pembatasan regulasi MotoGP, Ducati harus membuat keputusan sulit untuk memilih hanya satu dari keempat pembalap tersebut.
Kehilangan Potensi Jika Salah Memilih
Lorenzo memprediksi bahwa Ducati berisiko kehilangan Jorge Martin dan Enea Bastianini jika mereka tidak ditempatkan di tim pabrikan. Namun, Marc Marquez memiliki peluang besar untuk tetap bertahan di Ducati, baik itu di tim pabrikan atau tim satelit, asalkan ia mendapatkan motor spek pabrikan terbaru.
Kesimpulan
Pandangan Jorge Lorenzo memberikan wawasan tentang tantangan yang dihadapi oleh Ducati dalam membuat keputusan yang paling logis untuk musim MotoGP 2025. Meskipun keinginan Ducati adalah mempertahankan semua pembalapnya, realitas regulasi MotoGP mendorong mereka untuk membuat pilihan sulit demi menjaga keseimbangan dan kekuatan tim dalam perlombaan yang semakin kompetitif. Otoinfo.


