Otoinfo. id – Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, akhirnya bersikap realistis menghadapi paruh kedua musim MotoGP 2025. Setelah melihat dominasi sang kakak, Marc Marquez, ia mengakui peluang merebut gelar juara dunia tahun ini nyaris mustahil.
Marc tampil luar biasa di 12 seri pertama musim ini, meraih 8 kemenangan di balapan utama, termasuk 5 kemenangan beruntun, serta 11 kemenangan di Sprint Race. Konsistensi ini membuatnya nyaman memimpin klasemen.
Selisih Poin Terlalu Jauh
Saat ini, Marc Marquez memimpin dengan 381 poin, unggul 120 poin dari Alex Marquez di posisi kedua. Dengan 10 seri tersisa, jarak tersebut dinilai sulit, bahkan mustahil, untuk dikejar.
“Saya pikir selisih 120 poin itu mustahil (dikejar). Lebih dari sulit,” ujar Alex kepada Crash.
“Target saya adalah posisi kedua di kejuaraan, dan itu akan sangat bagus.”
Meskipun begitu, Alex menegaskan akan tetap berusaha maksimal sampai peluangnya benar-benar habis.
Fokus Pulih dari Cedera
Selain memikirkan klasemen, Alex juga sedang berjuang pulih dari cedera patah tulang yang dideritanya usai MotoGP Belanda 2025. Ia berharap bisa tampil bugar di seri berikutnya, MotoGP Austria 2025 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, pada 15-17 Agustus.
“Kami harus pulih, kembali ke Austria dengan cara yang bagus, fokus lagi, dan tidak mengulang kesalahan seperti di Republik Ceko,” tegasnya.
Menatap Sisa Musim dengan Positif
Alex berkomitmen untuk memanfaatkan setiap balapan yang tersisa sebagai modal menghadapi musim depan. Ia percaya, kesalahan di paruh pertama musim bisa menjadi pelajaran berharga.
“Ini bukan waktunya membuang semua kesempatan. Kami harus melihat hal-hal positif. Kesalahan itu akan berguna untuk masa depan,” pungkasnya.
