Sayangnya, karena keterbatasan waktu, banyak pemilik motor yang kurang memperhatikan waktu yang tepat untuk mencuci. Hal ini sebenarnya bisa merugikan kendaraan Anda.
Sering kali, setelah perjalanan jauh, pengendara akan berhenti di tempat pencucian umum di pinggir jalan untuk segera mencuci motornya. Di tempat pencucian, motor biasanya langsung dibilas meskipun mesinnya masih panas.
Hal seperti itu sebaiknya dihindari mulai dari sekarang, karena dapat menimbulkan efek buruk pada motor. Secara logis, bagian logam pada komponen motor yang masih panas dan kemudian langsung terkena air dingin saat dicuci, adalah dua kondisi yang berlawanan. Ketika logam panas bersentuhan dengan air dingin, terjadi perubahan suhu yang drastis.
Risiko efek negatif akan meningkat, jika terus menerus dilakukan. Salah satu risikonya adalah blok mesin motor bisa retak karena perubahan suhu yang mendadak. Efek buruk lainnya adalah leher pipa knalpot yang berlapis krom bisa berubah warna menjadi kekuningan.
Jadi akan lebih baik apabila diberi jarak 5 sampai 10 menit sebelum mencuci motor kesayangan kalian setelah melakukan perjalanan jauh. Setidaknya waktu singkat tersebut sudah cukup untuk meng-istirahatkan mesin dan komponen yang ada didalamnya, sebelum terkena air dingin yang membuat perubahan suhu secara drastis.
Langkah ini akan membantu mengurangi risiko kerusakan yang tidak diinginkan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin menjaga motor tetap dalam kondisi prima! Otoinfo.