Otoinfo.id – Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat bergerak cepat menindaklanjuti insiden ambruknya tribun penonton pada gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drifting di GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius IMI yang menegaskan bahwa keselamatan penonton merupakan prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan olahraga otomotif.
Melalui pernyataan resminya, IMI Pusat menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak. Doa serta dukungan terus diberikan agar seluruh penonton yang mengalami cedera dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala.
Dalam proses penanganan, IMI Pusat menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kepada Polresta Banyumas dan mendukung proses hukum yang berjalan secara transparan untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. Di sisi lain, koordinasi juga terus dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Banyumas, penyelenggara, serta rumah sakit yang menangani para korban agar proses pemulihan berjalan maksimal.
IMI turut mengapresiasi langkah cepat Bupati Banyumas Drs. Sadewo Tri Lastiono, M.M., Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Petrus P. Silalahi, beserta seluruh tenaga medis di 11 rumah sakit rujukan yakni RS DKT Wijaya Kusuma, RS Elisabeth, RS Geriyatri, RS Ananda, RS Dadi Keluarga, RS Wiradadi Husada, RS Orthopedi, RSUD Margono, RS Sinar Kasih, RS JIH, dan RSUD Banyumas, yang sigap memberikan pelayanan kepada para korban. Berdasarkan data pemantauan hingga 29 Juli 2026, jumlah pasien rawat inap dilaporkan menurun signifikan, dari 41 orang pada 27 Juli menjadi 16 orang, menunjukkan perkembangan positif dalam proses pemulihan.
Ketua Umum IMI Pusat, Moreno Soeprapto, menegaskan bahwa fokus utama organisasi saat ini adalah memastikan seluruh korban memperoleh penanganan medis terbaik hingga pulih sepenuhnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergerak cepat membantu proses evakuasi dan penanganan di lapangan.
Sebagai langkah next level, IMI Pusat akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan dan sistem penyelenggaraan ajang drifting di Indonesia. Evaluasi tersebut diharapkan mampu memperkuat aspek keamanan, meningkatkan profesionalisme penyelenggaraan, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap olahraga drifting yang terus berkembang sebagai salah satu pilar penting industri otomotif nasional.
Komitmen tersebut menjadi sinyal bahwa kemajuan motorsport harus selalu berjalan beriringan dengan penerapan standar keselamatan yang semakin baik. Dengan kolaborasi seluruh pihak, IMI berharap dunia drifting Indonesia dapat terus tumbuh menjadi lebih aman, profesional, dan siap melahirkan prestasi di masa depan.
