
Otoinfo.id – Gianluigi Dall’Igna, CEO Ducati Corse, telah mengungkapkan pandangannya mengenai masa depan Pramac Racing di MotoGP 2025, yang saat ini tengah menjadi topik perbincangan hangat di dunia balap motor. Sebagai tim satelit Ducati, Pramac Racing telah memainkan peran penting dalam kompetisi MotoGP dengan mendapatkan motor yang sama dengan tim pabrikan, memberikan mereka kesempatan untuk bersaing secara langsung dengan para pesaing utama.
Pada akhir musim MotoGP 2024, kontrak antara Pramac Racing dan Ducati akan berakhir. Meskipun telah terdengar rumor bahwa Pramac Racing mungkin tidak ingin melanjutkan kerjasama dengan Ducati, Dall’Igna menyatakan harapannya agar hubungan kerja sama ini tetap berlanjut ke depannya. Namun, ia juga mengakui bahwa keputusan akhir tidak sepenuhnya bergantung pada Ducati, melainkan juga tergantung pada keputusan dari pihak Pramac Racing sendiri.
“Ducati memiliki sejarah yang panjang dan kerjasama yang baik dengan Pramac Racing. Kami telah bekerja sama dengan baik dan memiliki hubungan persahabatan yang kuat. Kami berharap Pramac Racing akan memilih untuk tetap bersama kami,” ujar Dall’Igna seperti dilansir dari Paddock GP.

Pramac Racing, yang saat ini dipimpin oleh Jorge Martin dalam klasemen sementara MotoGP 2024 dengan keunggulan 18 poin dari pesaing terdekatnya, Francesco Bagnaia, memperlihatkan penampilan yang sangat mengesankan. Keterlibatan mereka dalam persaingan menunjukkan bahwa sebagai tim satelit, mereka mampu bersaing secara kompetitif di level tertinggi balap motor dunia.
Namun, di tengah spekulasi tentang kemungkinan bergabung dengan Monster Energy Yamaha, Pramac Racing juga sedang mencari peluang baru untuk memperluas dan memperkuat posisinya dalam MotoGP. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Ducati untuk mempertahankan kerjasama yang telah terjalin lama dengan tim ini.
Selain itu, keputusan Pramac Racing untuk memilih Yamaha sebagai potensial mitra baru bisa memberikan dinamika baru dalam kompetisi MotoGP, dengan kemungkinan strategi dan pendekatan yang berbeda dalam pengembangan motor dan strategi balap.
Ducati sendiri terus berupaya untuk mempertahankan reputasi mereka sebagai salah satu pemimpin di MotoGP, dengan inovasi teknologi dan pengembangan motor yang terus mereka lakukan. Kehadiran tim satelit seperti Pramac Racing sangat penting dalam ekosistem ini, tidak hanya sebagai tempat untuk mengembangkan bakat baru tetapi juga sebagai panggung untuk membuktikan kemampuan kompetitif motor Ducati.
Secara keseluruhan, masa depan Pramac Racing di MotoGP 2025 masih menjadi misteri yang harus diungkap. Namun, satu hal yang pasti adalah bahwa keputusan akhirnya akan memberikan dampak yang signifikan bagi strategi balap Ducati di masa mendatang.

