Otoinfo.id – Duel Pedro Acosta dan Marc Marquez menjadi salah satu pertarungan menarik dalam balapan MotoGP Mandalika 2026. Keduanya terlibat aksi saling salip dalam perebutan posisi, tetapi persaingan tersebut justru membuka peluang bagi Ai Ogura untuk melesat dan mengamankan posisi keempat.
Balapan Pertamina Grand Prix of Indonesia berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, pada Minggu (11/10/2026). Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang, disusul Raul Fernandez dan Jorge Martin di podium.
Sementara itu, perhatian juga tertuju pada persaingan di belakang rombongan terdepan. Marc Marquez yang mengandalkan Ducati harus menghadapi tekanan dari Pedro Acosta bersama KTM. Pertarungan keduanya berlangsung ketat hingga lap-lap akhir dan memengaruhi peluang mereka untuk finis lebih baik.
Duel Pedro Acosta dan Marc Marquez Memanas di Mandalika
Marc Marquez memulai balapan dengan cukup baik dan sempat berada di posisi ketiga pada lap pembuka. Namun, kecepatan Aprilia yang dikendarai para pesaingnya membuat pembalap Ducati tersebut kesulitan mempertahankan posisi di barisan depan.
Baca juga;Â Marco Bezzecchi Bawa Italia ke Kemenangan ke-300 di MotoGP, Mandalika Jadi Saksi Sejarah
Jorge Martin kemudian berhasil menyalip Marquez. Setelah itu, Pedro Acosta ikut memberikan tekanan kepada juara dunia tersebut dalam perebutan posisi.
Persaingan Acosta dan Marquez tidak berlangsung satu arah. Keduanya beberapa kali bertukar posisi, membuat pertarungan di barisan tengah semakin menarik untuk disaksikan.
Masalah Tekanan Ban Menambah Tantangan
Salah satu faktor yang memengaruhi duel tersebut adalah pengelolaan tekanan ban depan. Acosta mengungkapkan bahwa dirinya kehilangan banyak waktu karena harus memberi jalan kepada Marquez, kemudian kembali menyalipnya.
Situasi tersebut membuat Acosta tidak bisa sepenuhnya fokus mengejar pembalap di depannya. Setiap perubahan posisi membutuhkan upaya tambahan, sementara jarak dengan rombongan terdepan terus menjadi tantangan.
Bagi Marquez, persaingan ini juga bukan perkara mudah. Ia harus menjaga ritme balapan sekaligus menghadapi tekanan dari Acosta di tengah performa Ducati yang belum mampu menyamai kecepatan motor-motor Aprilia pada balapan tersebut.
Ai Ogura Memanfaatkan Duel Acosta dan Marquez
Ketika Acosta dan Marquez sibuk bertukar posisi, Ai Ogura perlahan mendekat. Pembalap Trackhouse tersebut mampu memanfaatkan situasi untuk memperbaiki posisinya.
Ogura menunjukkan bahwa dalam balapan MotoGP, kecepatan saja tidak selalu cukup. Membaca situasi, menjaga ritme, dan menentukan waktu yang tepat untuk menyalip juga menjadi faktor penting.
Persaingan di depannya memberikan kesempatan bagi Ogura untuk melewati kedua rival tersebut. Ia akhirnya finis keempat, sekaligus membantu Aprilia mencatatkan hasil bersejarah dengan menguasai empat posisi teratas di MotoGP Mandalika 2026.
Baca juga;Â Jorge Martin Unggul Dua Poin dari Marc Marquez, Kesalahan Kecil Bisa Mengubah Juara MotoGP 2026
Hasil tersebut menempatkan Ogura di depan Acosta dan Marquez, meskipun keduanya sempat terlibat pertarungan sengit sepanjang balapan.
Hasil Akhir: Acosta Lebih Unggul dari Marquez
Meski gagal mengamankan posisi keempat, Pedro Acosta tetap menjadi pembalap non-Aprilia terbaik pada balapan utama di Mandalika.
Berikut hasil enam besar MotoGP Mandalika 2026:
- Marco Bezzecchi – Aprilia
- Raul Fernandez – Aprilia
- Jorge Martin – Aprilia
- Ai Ogura – Aprilia
- Pedro Acosta – KTM
- Marc Marquez – Ducati
Acosta finis di posisi kelima, sedangkan Marquez harus puas menempati urutan keenam. Selisih waktu keduanya saat menyentuh garis finis tercatat sekitar 1,286 detik, dengan Acosta lebih dahulu menyelesaikan balapan.
Bagi Acosta, hasil tersebut menjadi pencapaian penting karena ia mampu menjadi pembalap terbaik di luar dominasi Aprilia. Sementara itu, Marquez tetap berhasil menyelesaikan balapan Grand Prix di Mandalika untuk pertama kalinya.
Persaingan yang Menjadi Sorotan di MotoGP Mandalika 2026
Duel Pedro Acosta dan Marc Marquez memperlihatkan betapa ketatnya persaingan di kelas premier MotoGP. Perbedaan kecil dalam pengelolaan ban, ritme balapan, dan momentum menyalip dapat menentukan hasil akhir.
Di sisi lain, Ai Ogura membuktikan bahwa pembalap yang mampu membaca situasi dengan baik bisa mengambil keuntungan ketika rivalnya kehilangan waktu akibat pertarungan langsung.
MotoGP Mandalika 2026 pun tidak hanya menyajikan kemenangan Marco Bezzecchi, tetapi juga menghadirkan duel menarik yang menentukan posisi empat hingga enam.
Bagi penggemar MotoGP, pertarungan Acosta melawan Marquez menjadi salah satu momen yang patut diperhatikan, terutama karena persaingan mereka memberi jalan bagi Ogura untuk mengamankan posisi lebih baik.


