Otoinfo.id – Aksi luar biasa ditunjukkan Aditya Fauzi #77 dalam persaingan panas kelas Bebek 4T TU 130cc Expert pada final Superchallenge Superprix 2026 di Sirkuit Mijen, Semarang, Sabtu (24/10/2026).
Pembalap andalan Yamaha Devina Kate Montor Maboer Racing tersebut sukses mencuri perhatian setelah melakukan overtake dramatis pada lap terakhir, sekaligus mengamankan kemenangan dengan selisih hanya 0,044 detik atas Akbar Abud Afdalah.
Kemenangan ini terasa semakin istimewa karena Aditya Fauzi sempat tercecer sebelum akhirnya bangkit dan membalikkan keadaan menjelang garis finis.
Aditya Fauzi Bangkit, Overtake Penentu di Lap Terakhir!
Balapan kelas Bebek 4T TU 130cc Expert berlangsung sengit. Aditya Fauzi yang menggeber motor bernomor start #77 harus menghadapi tekanan persaingan ketat sepanjang perlombaan.
Meski sempat kehilangan posisi, pembalap Yamaha Devina itu tidak menyerah. Ia terus berusaha memangkas jarak dengan rival di depannya.
Puncak drama terjadi pada lap pamungkas. Ketika Akbar Abud berusaha mempertahankan posisinya, Aditya justru melancarkan serangan menentukan.
Manuver tersebut berhasil mengubah jalannya perlombaan. Aditya Fauzi merebut posisi terdepan dan mempertahankannya hingga melewati garis finis.
Baca Juga :Â Bukan Cuma Wakil Bupati, Nadia Muna Juga Pecinta Yamaha 125Z, Sang Putra Aska Berprestasi di Lintasan
Selisih 0,044 Detik, Bukti Persaingan Superketat!
Keunggulan hanya 0,044 detik menjadi gambaran betapa ketatnya duel antara Aditya Fauzi dan Akbar Abud.
Berdasarkan hasil final race, Aditya Fauzi mencatatkan waktu total 11 menit 47,898 detik dalam balapan sepanjang 15 lap. Akbar Abud Afdalah finis kedua dengan catatan 11 menit 47,942 detik.
Sementara itu, Hafid Pratamaditya #42 dari JMRS Babel melengkapi podium ketiga dengan waktu 11 menit 48,750 detik.
Menariknya, Aditya juga mencatatkan best lap 46,552 detik dengan kecepatan rata-rata balapan 106,795 km/jam.
Skill atau Manajemen Ban Jadi Rahasia Kemenangan?
Keberhasilan Aditya Fauzi membalikkan keadaan pada lap terakhir memunculkan pertanyaan menarik mengenai faktor penentu kemenangannya.
Apakah kemampuan membaca celah dan menentukan waktu menyalip menjadi senjata utama? Atau justru strategi menjaga performa ban sepanjang balapan yang membuat motornya tetap kompetitif hingga lap terakhir?
Kedua faktor tersebut berpotensi berperan penting. Namun, tanpa keterangan teknis langsung dari tim, belum dapat dipastikan strategi mana yang paling menentukan.
Baca Juga :Â Farel Bintang Siap Gaspol di YCR Boyolali 2026, Podium Manahadap Jadi Motivasi!
Yamaha Devina Buktikan Daya Saing di Kelas Expert
Kemenangan Aditya Fauzi menjadi hasil positif bagi Yamaha Devina Kate Montor Maboer Racing dalam persaingan Superchallenge Superprix 2026.
Lebih dari sekadar podium tertinggi, aksi menyalip pada lap terakhir menunjukkan keberanian dan ketenangan Aditya ketika menghadapi situasi krusial.
Kemenangan perdana di kelas tersebut sekaligus menjadi pencapaian istimewa bagi Aditya Fauzi.
Drama di Sirkuit Mijen ini pun menjadi salah satu momen menarik dalam perebutan kemenangan kelas Bebek 4T TU 130cc Expert.
Menurut kalian, kemenangan Aditya Fauzi lebih ditentukan oleh skill overtake atau strategi manajemen ban?
Ikuti perkembangan dan berita balap motor terbaru hanya di Otoinfo.id, Pusat Informasi Otomotif Indonesia.


