Otoinfo – Pasar mobil listrik telah menjadi medan pertempuran yang semakin sengit, dan Nio, jenama mobil listrik premium asal China, tidak tinggal diam.
Mereka telah memutuskan untuk menyasar pasar mass-premium dengan meluncurkan sub-merek baru bernama Onvo.
Salah satu langkah besar mereka adalah meluncurkan model perdana dari sub-merek tersebut, yaitu Onvo L60, yang pra-penjualannya dibuka pada 15 Mei 2024).
Langkah Nio ini bertujuan untuk menyaingi dua pemain besar di pasar mobil keluarga, yaitu Tesla Model Y dan RAV4 milik Toyota.
Dengan pertumbuhan teknologi yang pesat dan pemahaman yang lebih dalam dari masyarakat mengenai kendaraan listrik, Nio percaya bahwa saatnya telah tiba untuk menetapkan standar baru bagi mobil keluarga.
Onvo L60 menawarkan performa yang sebanding dengan Tesla Model Y, tetapi dengan harga yang lebih terjangkau.
Dibanderol mulai dari 219.900 yuan atau sekitar Rp 485 juta, L60 jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan Model Y yang paling murah di China, yang dibanderol mulai dari 249.900 yuan atau sekitar Rp 551 juta.
Selain harga yang lebih rendah, Onvo L60 juga menawarkan daya jelajah yang kompetitif. SUV ini memiliki jarak tempuh CLTC 555 km untuk varian termurahnya, sebanding dengan Tesla Model Y.
Bahkan, Onvo L60 hadir dalam tiga varian dengan jarak tempuh yang beragam, mulai dari 555 km hingga lebih dari 1000 km.
Daya jelajah yang impresif ini didukung oleh pilihan paket baterai 60 kWh, 90 kWh, dan 150 kWh dengan arsitektur 900V yang mendukung pengisian cepat.
Tidak hanya itu, Onvo L60 juga diklaim lebih efisien dalam konsumsi energi dibandingkan dengan Model Y.
L60 hanya mengonsumsi 12,1 kWh listrik per 100 km, sedangkan Model Y mengonsumsi 12,5 kWh dalam siklus CLTC. Ini membuat L60 menjadi pilihan yang lebih ekonomis dalam jangka panjang.
Meskipun awalnya diluncurkan di China, Onvo L60 tidak akan terbatas pada pasar tersebut. Mobil ini akan melakukan debut global pada kuartal akhir tahun ini, dengan Eropa sebagai tujuan pertamanya.
Di China sendiri, Nio berencana untuk mengantarkan model-model yang telah dipesan oleh pelanggan ke garasi mereka pada bulan September mendatang.
Secara dimensi, Onvo L60 merupakan SUV mid-size yang cukup besar. Dengan panjang 4.828 mm, lebar 1.930 mm, dan tinggi 1.616 mm serta wheelbase 2950 mm, L60 menawarkan ruang yang luas untuk pengemudi dan penumpang.
Meskipun lebih besar dari Model Y, L60 tidak mengorbankan ruang bagasi. Namun, meski telah membuka pra-penjualan, beberapa spesifikasi utama seperti informasi mesin motor listrik dan outputnya masih harus ditunggu.
Dalam hal desain interior, Onvo L60 menawarkan kabin yang modern dan fungsional. Layar kendali tengah yang besar dengan ukuran 17,2 inci menjadi pusat kontrol, sementara head-up display (HUD) dengan diameter 13 inci menggantikan layar pada panel instrumen.
Tidak hanya untuk pengemudi, layar infotainment berukuran 8 inci juga tersedia untuk dinikmati oleh penumpang belakang.
Fleksibilitas interior menjadi salah satu keunggulan Onvo L60. Kursi depan yang dapat dilipat penuh memungkinkan pengemudi dan penumpang belakang untuk bersantai sepenuhnya, sementara konfigurasi kenyamanan lainnya bahkan memungkinkan pembentukan kasur dengan melipat jok belakang.
Dengan kombinasi performa yang kompetitif, harga yang lebih terjangkau, dan desain interior yang modern dan fleksibel, Onvo L60 siap menjadi pesaing serius bagi Tesla Model Y dan mobil-mobil listrik lainnya di pasar global. Otoinfo

