OtoInfo.Id-Meminjam istilah komedian kondang Tukul Arwana, tim Madu Kristal Wonogiri GDT YMR ini memang dibentuk atas dasar ‘kristalisasi keringat’ alias usaha kerja keras. Begitu pengakuan Yudi MK selaku pemilik tim asal Ngadirojo, Wonogori, Jateng. Sukses menekuni usaha bidang pertanian yakni sebagai tani tebu, Yudhi MK menyisihkan sebagian penghasilannya untuk melakoni hobi lamanya dengan menghadirkan tim balap ini.

“Sebenarnya saya ini memang pecinta road race dari sejak SMP. Tahun 2000an pernah ikut road race di Wonogiri, tapi sejak itu nggak pernah ada lagi event, sampai ada event final MotorPrix 2016 lalu. Sejak moment itu saya kembali tergugah untuk kembali ke road race. Dari mulai bikin motor bebek 2T dan sekarang buat MP3 dan MP4, untuk sementara saya memilih kelas pemula,”kata Yudhi MK yang dari nama timnya diback up oleh dua tuner sekaligus yakni Widya Krida Laksana from GDT Racing (Yogya) dan Yudi YMR asal Ponorogo, Jatim.

Kalo sudah terhubung dengan ‘padepokan’ GDT, bisa diprediksi tim ini serius membidik prestasi dengan segala potensi yang dimiliki. “Tahun kemarin sebenarnya udah mulai ikut event di event MP Wonosari dan YCR Solo, sambil coba pembalap. Tapi masih belum beruntung sehingga akhirnya diputuskan untuk pindah ke bengkel GDT. Event Mandala Krida 2 Juni kemarin jadi awal kerjasama dengan GDT,”ungkap ayah satu putri itu. Adalah Wahyu Nugroho, pemula potensial yang saat ini membela skuad Yamaha Bahtera Racing sebagai test rider.”Ya, kita memang belum punya pembalap tetap, kemarin pinjam Wahyu karena kebetulan timnya nggak main,”lanjut pemelik akun IG madukristal racingteam itu.

Hasilnya?Wow! Wahyu sukses meraih tripple winner alias podium pertama ditiga kelas sekaligus yakni MP3 (150 cc), MP 4 (125 cc() Mix dibawah 21 tahun dan MP4 open pada event bertajuk VSC Night Race di sirkuit Mandala Krida, Yogyakarta. “Hasil yang jadi motivasi kami. Harapan saya lewat tim ini ada pembalap berbakat dari Wonogiri, lewat tim ini semoga bisa membantu memfasilitasi minat generasi muda Wonogiri yang ingin terjun di road race. Semoga juga dapat dukungan Pemda untuk disediakan sarana latihan berupa sirkuit, setidaknya halaman parkir dinas saja sudah cukup. Hehe,”tukas Yudhi.

Catatan portal ini, hadirnya tim ini menambah daftar kiprah Wonogiri dipentas balap nasional bahkan asia. Yup, Wonogiri pernah melahirkan mekanik papan atas seperti Sri Gandoel Hartanto (GRM Racing), Waskito Merit Ngubaini bersama MRT, lalu ada Ibnu ‘Pak De’ Sambodo denga Manual Tech dipentas balap ARRC. Juga ada nama Fritz Yohanes punggawa Poetra Anugrah Racing Division (PARD). Keren! Wawan
