Otoinfo.id – Usai sudah putaran ke-4 gelaran Gadhuro Drag Bike Series 2019 yang berlangsung di Lintasan NP. Jl. Tentara Pelajar (Patebon), Kendal, Jateng Minggu kemarin (24/11).
Salah satu yang menjadi perhatian yakni ketatnya persaingan pada kelas Sport TU 155cc Point. Perang Ninja TU disini. Ada 16 joki yang beradu skill untuk mencatatkan time yang diinginkan. Kala itu berlangsung dimalam hari. Jadi, fokus pembalap dalam membaca titik lampu start sangat diperhitungkan.

Juara pertamanya berhasil diraih oleh Ivan Bangun. Joki asal Kediri, Jatim yang membawa bendera tim M2 Speed Maumere PRK Creampie ini mencatatkan waktu 6.975 detik tiada lawan. Ia pun unggul atas seniornya, Eko Chodox dengan selisih waktu 0.22 detik saja. Ya, memang hanya dua joki tersebut yang berhasil mencatatkan waktu 6 detikan, selebihnya 7 detikan lebih.
Ivan Bangun memang tampil cukup apik, “Alhamdulillah nggak ada kendala, cuman sirkuitnya menurut saya aspalnya kurang bagus. Jarak pengeremannya juga kurang panjang. Tapi saya berusaha semaksimal mungkin dan hasilnya bisa jadi yang tercepat,” ungkap Bangun Maulana yang akrab dengan sapaan Ivan Bangun.
Masih dengan Ninja TU racikan Setyoko Penceng ini, Adi S Tuyul yang juga turun dikelas ini bersama M2 Speed Maumere PRK Creampie, berhasil menyabet podium lima dengan torehan waktu 7.046 detik. Kan jadi penasaran dengan spek motornya.

Mari kita bedah, “Ninja TU ini miliknya Bos Rayden yang diback up langsung sama Mas Penceng. Kalau untuk speknya, karbu pake PWK 38 di reamer 41, ketemu spuyer Main Jet 165 sama Pilot Jetnya 68. Pengapain standar RC Coil WZ, daun membran / lidah membrannya pakai merk QTT, knalpot pakai Creampie dengan panjang selencer 28cm,” beber Halawa selaku crew mekanik. So, hasilnya sangat memuaskan bisa meraih dua podium sekaligus hanya dengan satu motor ini. Sip! Taufik
