Otoinfo.id – Rapid Topan dan Dimas Ekky menjawab tantangan. Walau belum mendapat hasil maksimal, ujian mereka di Moto2 Malaysia memberikan gambaran bahwa pembalap Indonesia mampu cepat beradaptasi di Moto2. Hanya tinggal butuh waktu saja.
Rapid Topan dan Dimas Ekky mampu cukup bersaing dengan para pembalap Moto2 yang sudah lama berjibaku di Moto2. Nampak terlihat dari catatan waktunya yang konsisten.
“Saya hanya bisa melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan pengalaman berharga ini. Saya hanya ingin membayar kepada mereka yang telah membawa pada pengalaman berhaga ini,” jelas Topan.
Khusus Dimas memang tahun depan akan full series mengikuti Moto2, artinya akan makin banyak pengalaman untuk terus berbenah.
Apalagi tahun 2019 Moto2 akan menggunakan mesin anyar buatan Triumph. Artinya seluruh pembalap akan memulai start dari 0. Mulai dari set-up hingga penyesuaian rangka seluruh rider memiliki kesempatan yang sama. Pembedanya hanya pengalaman.
“Saya hanya mencoba untuk berkonsentrasi dan saya punya itu. Saya berusaha untuk menjaga ritme untuk tetap berada di rombongan, namun saya melakukan kesalahan di fast corner tikungan 5 dan 6 dan beberapa fast corner lainnya. Saya terlalu melebar dan beberapa rider mendahului saya. Saya terus menjaga ritme dan menjaga race pace agar percaya diri untuk finish,” jelas Dimas Ekky.
Untuk analisa posisi lap by lap, bisa lihat tabel. MT4


