Otoinfo.id – Valentino Rossi memutuskan gantung helm tepatnya pada akhir musim MotoGP 2021. Namun pembalap asal Italia itu mengatakan masih ada dua hal yang belum berhasil di capai dan ia sesali usai pensiun.
Keputusannya untuk pensiun memang telah bulat, mengingat usianya yang tak muda lagi. “Sejujurnya aku tidak menyesal mengambil keputusan itu (Pensiun dari MotoGP),” kata Rossi dilansir dari Speedweek.
Baca Juga : Fabio Quartararo Selalu Kagumi Sosok Rossi, Rasa Hormatnya Tak Ada Bandingannya, Kenapa?
Sekarang, ia telah menjadi legenda MotoGP dengan segudang prestasi. Total, ia berhasil meraih 9 gelar juara dunia dari tiga kelas yang berbeda. Yakni kelas 125cc (1), 250cc (1), kategori 500cc/MotoGP (7).
Apa yang disesali? Ternyata, dua penyesalakan itu adalah kegagalan meraih gelar juara dunia ke-10 serta meraih 200 podium dalam kariernya. The Doctor, julukannya itu ingin menggenapi salah satu di antaranya sebelum pensiun.
Tapi, beberapa tahun terakhir performannya justru tak cukup kompetitif. Alhasil, ia gagal menggenapinya.
“Yang paling saya sesali adalah gagal mendapatkan titel ke-10. Saya juga seharusnya bisa menambah jumlah podium dari 199 menjadi 200 di MotoGP. Setidaknya, saya bisa membuat (Giacomo) Agostini sedikit gemetar dan gelisah selama beberapa tahun. Saya kehilangan gelar kesepuluh, terlebih karena saya pikir saya pantas mendapatkannya,” ucap Rossi.
Baca Juga : Casey Stoner Masih Kesal dengan Rossi, Tragedi Laguna Seca 2008 Tetap Diingat!
“Pada musim 2015, saya memiliki tingkat berkendara dan kecepatan yang sangat tinggi. Tapi saya kalah dalam pertarungan gelar MotoGP sebanyak dua kali di final di Valencia, pertama melawan Nicky Hayden pada 2006, dan Lorenzo pada 2015. Itu tidak bisa diubah. Secara keseluruhan, saya tidak bisa mengeluh tentang catatan keseluruhan karier saya,” tukas Valentino Rossi. Taufik
Baca Juga :
MotoGP 2022 : Akhirnya, Inilah Formasi Balap Mooney VR46 Racing Team. Rossi Ucap Senang!
Murid VR46 Diharapkan Jadi Penerus Rossi, Siapa yang Diunggulkan Saat Ini?
