
Otoinfo – Truk listrik menjadi semakin populer di kalangan pengusaha dan produsen karena keunggulan mereka dalam hal keberlanjutan dan efisiensi energi.
Namun, masalah harga seringkali menjadi hambatan utama dalam adopsi teknologi ini, terutama di Indonesia.
PT Krama Yudha Berlian Motors (KTB), sebagai distributor Mitsubishi Fuso, mengungkapkan bahwa eCanter, yang akan segera dijual, masih menunggu penentuan harga.

Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk status impor utuh dari luar negeri dan belum adanya perakitan secara lokal.
Di Jepang, harga eCanter mencapai miliaran rupiah, dengan harga dasar sekitar 15 juta yen atau sekitar Rp 1,56 miliar.
Namun, harga ini bisa jauh lebih terjangkau dengan adanya insentif dari pemerintah Jepang, yang dapat mengurangi harga hingga 50 persen.
Hal ini membuat eCanter dapat dibeli seharga sekitar 7,5 juta yen atau sekitar Rp 780 jutaan.
Kondisi serupa diharapkan juga terjadi di Indonesia. Meskipun saat ini belum ada insentif yang diberikan untuk truk listrik, Mitsubishi masih berencana untuk memasarkan eCanter di Indonesia.
Hal ini didorong oleh respon positif dari konsumen yang telah mencoba langsung eCanter, serta komitmen pemerintah Indonesia dalam mendorong perkembangan kendaraan listrik.
Saat ini, mayoritas bantuan pemerintah di Indonesia cenderung ditujukan untuk segmen mobil penumpang dan sepeda motor, sementara segmen truk listrik belum mendapatkan perhatian yang sama.
Namun, Mitsubishi tetap optimis dengan potensi pasar truk listrik di Indonesia dan akan terus memperjuangkan adopsi teknologi ini.
Meski belum ada kepastian mengenai waktu pemberian insentif untuk truk listrik di Indonesia, Mitsubishi tetap berencana untuk meluncurkan eCanter pada pertengahan 2024.
Keyakinan mereka didukung oleh dorongan serius dari pemerintah dalam mengembangkan kendaraan listrik, serta respons positif dari konsumen terhadap produk ini.
Dengan demikian, meskipun tantangan harga masih ada, harapan untuk adopsi truk listrik yang lebih luas di Indonesia tetap terbuka lebar.
Kebijakan insentif yang tepat dari pemerintah dapat menjadi kunci utama dalam mempercepat pertumbuhan industri otomotif berbasis truk di Indonesia. Otoinfo.

