Andrian Salim Ngatio, Ketua Umum WALI, menyampaikan bahwa acara ini adalah bagian dari agenda pengurus nasional dalam program touring panjang akhir tahun.
Touring melintasi tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Brunei, dimulai dari Pontianak dan melibatkan kunjungan ke berbagai kota seperti Sambas, Kuching, Bintulu, Kota Kinabalu, Brunei (Bandar Sribegawan), Sibu, Kuching, Singkawang, dan berakhir di Pontianak.
Salah satu tujuan utama peserta adalah wilayah Kundasang, dataran tinggi di kaki gunung Kinabalu, gunung tertinggi di pulau Kalimantan.
Selain itu, rombongan juga berencana mengunjungi jembatan Sultan Haji Omar Ali Syaifudin, jembatan laut terpanjang di Asia Tenggara yang menghubungkan Bandar Sribegawan dengan Temburong.
Andrian menambahkan, “Kami juga berkunjung ke tempat-tempat menarik di Kota Kinabalu, Kuching, dan menikmati wisata kuliner di Singkawang dan Pontianak.”
Meskipun perjalanan panjang, Andrian bersyukur karena tidak ada hambatan yang signifikan selama perjalanan.
Malah, peserta touring Wali merasakan berbagai pengalaman menarik, seperti musim panen durian di Malaysia, yang menawarkan durian lezat di setiap daerahnya.
Selama perjalanan, WALI tidak lupa untuk berkontribusi kepada masyarakat dengan melakukan kegiatan sosial.
Parabu Sapta Rizki, Wakil Ketua Umum Bidang Kegiatan, Organisasi, dan Sosial WALI, menjelaskan bahwa kali ini mereka mengunjungi Pondok Pesantren Darul Musthofa di Sungai Piyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. WALI memberikan donasi sebesar Rp10 juta dalam bentuk bantuan sosial.
“Andaikan kami bisa menjadi komunitas mobil yang tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga di negara lain, terutama di Brunei Darussalam yang juga memiliki diler Wuling,” tutup Andrian. Otoinfo