Otoinfo – Fabio Di Giannantonio, yang akrab dipanggil Diggia, menandai langkah besar dalam kariernya dengan kesempatan luar biasa di MotoGP 2024 bersama VR46 Racing Team.
Setelah menghadapi masa sulit sebagai pengangguran, Diggia mengungkapkan rasa syukurnya atas peluang yang diberikan oleh tim yang dipimpin oleh legenda balap, Valentino Rossi.
Menjalani tes pasca-musim di Sirkuit Ricardo Tormo, Diggia merasakan hangatnya sambutan dari tim VR46, meskipun awalnya ia merasa sebagai orang asing di tengah tim yang mayoritas tumbuh melalui VR46 Riders Academy milik Rossi.
Dalam pernyataannya, Fabio Di Giannantonio (Diggia), VR46 Racing Team, Valentino Rossi, MotoGP 2024, Pembalap MotoGP, Tes Pasca-musim, Sirkuit Ricardo Tormo, Adaptasi Tim Baru, Karier Balap Motor, Pengembangan Pembalap, Kepercayaan Valentino Rossi, Gresini, VR46 Riders Academy, Pengangguran, Pengalaman Baru, Lingkungan Tim Balap, Dedikasi Tim, Metode Kerja, Tantangan BaruDiggia tak lupa untuk memuji kesolidan dan dedikasi tim VR46. “Selalu menyenangkan untuk bersama Valentino. Mereka (VR46) adalah kelompok yang sangat solid dalam bekerja, yang selalu saya kagumi atas apa yang mereka lakukan,” ungkap Diggia, menyoroti kesan positifnya terhadap tim.
Kepercayaan Rossi pada Diggia tercermin dalam kontrak satu musim untuk MotoGP 2024. Dalam ungkapannya, Diggia menyatakan rasa terima kasihnya kepada Rossi atas kepercayaan yang diberikan.
“Saya ingin bertemu dia (Rossi) secara pribadi, untuk berterima kasih atas kepercayaan yang dia berikan,” ujar Diggia.
Tes pasca-musim di Valencia membawa hasil yang mengesankan bagi Diggia, menempatkannya di posisi ketujuh. Pengendara berusia 24 tahun ini mengakui bantuan besar dari VR46 Racing Team yang membantunya beradaptasi dengan lingkungan baru.
“Tim baru saya menyambut saya dengan tangan terbuka, itu luar biasa. Itu membantu saya untuk beradaptasi. Saya sangat terbantu untuk menyesuaikan diri. Mereka selalu menemukan suasana yang tepat,” jelas Diggia.
Diggia juga mengungkap perbedaan pendekatan antara VR46 Racing Team dan tim lamanya, Gresini. Meskipun mengakui kecintaannya pada Gresini, Diggia merasa antusias menghadapi tantangan baru dengan tim VR46.
“Metode kerja antara Gresini dan VR46 jelas berbeda. Saya putra Gresini, tapi di sisi lain saya sangat bersemangat untuk tantangan baru,” tambah Diggia, menyoroti kegembiraannya dalam memulai babak baru dalam karier balapnya. Otoinfo.


