
Otoinfo – Perbincangan mengenai line-up MotoGP untuk tahun 2025 semakin santer dibicarakan meskipun musim balapan tahun ini baru berlangsung lima seri.
Ducati disebut akan memegang peranan penting dalam penentuan susunan pebalap di masa mendatang.
Saat ini, kontrak Enea Bastianini dengan Ducati akan berakhir pada akhir tahun ini. Berbagai spekulasi mengenai siapa yang akan menjadi tandem Francesco Bagnaia di musim depan sudah ramai diperbincangkan.

Dua nama besar yang muncul sebagai kandidat kuat adalah Jorge Martin dan Marc Marquez.
Martin, yang kini memuncaki klasemen sementara MotoGP 2024 dengan 129 poin, telah menunjukkan performa gemilang dalam lima balapan terakhir.
Sementara itu, Marc Marquez, yang dijuluki “Baby Alien,” membuktikan bahwa dirinya belum habis dengan penampilan impresif bersama Gresini Racing.
Marquez sendiri sudah mengungkapkan rencananya jika tidak diperpanjang oleh Ducati.
Dia terbuka untuk menerima tawaran dari tim mana pun, asalkan mendapat dukungan motor terbaru.
Dalam hal ini, Aprilia dan KTM menjadi dua tim yang disebut-sebut berpeluang besar untuk mendatangkan Marquez.
Tim satelit Aprilia, Trackhouse, melalui Davide Brivio, menegaskan bahwa keputusan Ducati akan menjadi kunci dalam bursa transfer rider MotoGP musim depan.
“Ada banyak hal yang terjadi, tetapi semuanya terhenti sampai tim-tim pabrikan melakukan pergerakan, dimulai dari Ducati,” kata Brivio dalam sebuah wawancara di situs MotoGP.
Brivio juga mengungkapkan bahwa akan ada rasa kekecewaan dari beberapa pebalap yang mungkin mencoba bergabung dengan tim pabrikan lain. “Setelah semua tim pabrikan siap, akan ada beberapa rider yang kecewa!” tambahnya.
Keputusan Ducati tentu akan sangat mempengaruhi dinamika line-up MotoGP 2025. Dengan begitu banyak pebalap berbakat yang berusaha mengamankan tempat di tim pabrikan, persaingan akan semakin ketat.
Para penggemar dan pelaku dunia balap kini menantikan langkah berikutnya dari Ducati yang akan menjadi penentu arah bursa transfer pebalap MotoGP musim depan. Otoinfo.

