Otoinfo – General Motors (GM) mencatat peningkatan penjualan yang signifikan melalui produk kendaraan listrik (EV) mereka, GMC Hummer EV, pada kuartal pertama tahun ini di pasar Amerika Utara.
Dikabarkan bahwa GMC Hummer EV, mobil berpenumpang pertama yang ditenagai oleh arsitektur Ultium, telah terjual hingga 1.668 unit pada periode tersebut. Angka ini melonjak secara drastis hingga 83.330 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Hal ini sangat mengesankan mengingat bahwa tahun lalu, Hummer EV hanya terjual sebanyak dua unit pada periode yang sama. Total penjualan model ini mencapai 3.260 unit di AS dan Kanada sepanjang tahun lalu.
Desain gagah kendaraan tersebut mengikuti jejak pendahulunya yang menggunakan mesin pembakaran dalam, GMC Hummer, namun dengan sentuhan modern yang lebih segar. Mobil ini dilengkapi dengan motor listrik ganda berkekuatan 570 dk serta varian tiga motor listrik berdaya 1.000 dk.
Selain itu, Hummer EV dilengkapi dengan baterai berkapasitas besar hingga 246 kWh dengan berat mencapai 4.082 kg, memberikan daya jangkauan sekitar 500 km hingga 613 km. Di pasar AS, harga jual GMC Hummer EV berkisar antara 98.845 hingga 106.945 dollar AS (setara Rp1,57 miliar hingga Rp1,7 miliar).
GMC Hummer EV bukan satu-satunya model elektrifikasi GM yang mencatat penjualan impresif pada kuartal pertama. Cadillac Lyriq juga berhasil terjual hingga 5.800 unit, mengalami lonjakan hingga 499 persen.
Pencapaian ini juga diikuti oleh model lain dari GM, seperti Chevrolet Blazer EV dengan penjualan 600 unit dan Silverado EV dengan 1.061 unit.
Sementara itu, Bolt dan Bolt EUV tetap menjadi EV terlaris dari perusahaan tersebut pada kuartal awal dengan total penjualan mencapai 7.040 unit.
Penjualan yang mengesankan ini menunjukkan bahwa pasar mobil listrik semakin berkembang, dengan GM menunjukkan komitmennya dalam menyediakan berbagai pilihan mobil listrik yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Otoinfo.
