Otoinfo.id – IDC Drag Bike 2025 membuktikan komitmennya sebagai ajang balap lurus nasional dengan tetap menuntaskan seluruh rangkaian seri hingga final. Meski jumlah peserta mengalami fluktuasi dan tidak seramai musim-musim sebelumnya, Erdeve Racing Organizer tetap konsisten menggelar balapan sampai seri pamungkas yang berlangsung pada 31 Desember 2025, tepat di penghujung tahun.
Final IDC 2025 tetap digelar dengan penuh profesional, termasuk penyerahan hadiah juara umum yang sejak awal dijanjikan. Hal ini menunjukkan bahwa IDC Drag Bike tidak setengah hati dalam menjaga kepercayaan pembalap dan tim, sekaligus mempertahankan eksistensi drag bike di tengah tantangan besar yang sedang dihadapi.
Namun, berbicara soal musim 2026, Yuda Erdeve selaku pentolan IDC Drag Bike masih bersikap wait and see. Ia menilai kondisi drag bike saat ini cukup memprihatinkan, terutama di kelas-kelas open. Meski regulasi bahan bakar bebas akan diberlakukan pada 2026, hingga kini belum ada gambaran jelas arah kompetisinya.
“Masih wait and see. Karena melihat perkembangan drag bike saat ini memprihatinkan. Terutama untuk kelas-kelas open. Ya, kita tahu 2026 ada regulasi bahan bakar bebas. Tapi sampai saat ini belum ada gambaran mau gimana tahun depan. Jadi kami belum memutuskan apapun. Masih menunggu dan melihat bagaimana nanti, jika mungkin jalan ya di di semester 2 nanti,” ujar Yuda saat ditemui di lokasi.
Jika nantinya IDC Drag Bike kembali digelar, besar kemungkinan Lanud Gading tetap menjadi pilihan utama. Faktor kedisiplinan peserta, khususnya dalam hal start di kelas open, menjadi alasan kuat mengapa opsi roadshow di jalan umum dinilai kurang memungkinkan untuk saat ini. Jadi, bagaimana?
