Otoinfo – Persaingan kelas Underbone 150 (UB150) FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 memasuki fase semakin panas. Memasuki Round 5 di PETRONAS Sepang International Circuit, Malaysia akhir pekan ini (4-6/9), pembalap Indonesia Husni Zainul Fuadzy atau akrab disapa Alfi Husni masih menjadi nama yang paling menonjol di puncak klasemen.
Berdasarkan data klasemen setelah Round 4 di Pertamina Mandalika International Circuit, 7-9 Agustus 2026, Husni yang memperkuat ZIEAR LFN HP969 ADELIN MCR RBT34 mengoleksi 157 poin.
Keunggulan Husni terbilang sangat signifikan. Ia unggul 67 poin atas kompatriotnya, Rendi Odding dari 4S1M EVO Yamaha Racing Team, yang berada di posisi kedua dengan 90 poin.
Baca Juga : Hadir Langsung! Haji Putra Spesial Dampingi Timnya di ARRC 2026 Sepang Seri 5
Husni Tampil Dominan di Mandalika
Performa Husni pada Round 4 menjadi salah satu faktor utama yang membuat jaraknya semakin jauh dari para rival.
Di Mandalika, Husni berhasil mengamankan double victory, sebuah hasil sempurna yang membuatnya mendapatkan tambahan 50 poin dalam satu putaran. Situs resmi ARRC juga menyebut hasil tersebut sebagai modal penting bagi Husni dalam upayanya mempertahankan gelar juara UB150.
Dengan 157 poin, Husni kini berada dalam posisi sangat menguntungkan untuk mengejar target back-to-back champion.
Menariknya, sebelum Round 5 berlangsung, Husni hanya membutuhkan keunggulan lebih dari 50 poin atas rival terdekatnya pada akhir putaran untuk dapat mengunci gelar secara matematis. Saat memasuki Sepang, margin tersebut sudah mencapai 67 poin.
Rendi Odding Masih Menjadi Ancaman
Di posisi kedua terdapat Rendi Odding dengan 90 poin. Pembalap 4S1M EVO Yamaha Racing Team tersebut menjadi salah satu kandidat utama yang masih berusaha mengejar Husni.
Sementara itu, posisi ketiga ditempati Dimas Juli Atmoko dengan 85 poin. Dimas memiliki poin yang sama dengan M. Syirat Sauki, tetapi unggul dalam posisi klasemen.
Persaingan untuk posisi tiga besar pun masih sangat terbuka karena jarak antara posisi kedua hingga keempat hanya terpaut lima poin.
Berikut klasemen 10 besar UB150 setelah Round 4:
| Pos | Pembalap | Tim | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Husni Zainul Fuadzy | ZIEAR LFN HP969 ADELIN MCR RBT34 | 157 |
| 2 | Rendi Odding | 4S1M EVO Yamaha Racing Team | 90 |
| 3 | Dimas Juli Atmoko | HJS Youngstar Kawahara RCTH Sixty | 85 |
| 4 | M. Syirat Sauki | Yamaha LFN HP969 Indonesia Racing | 85 |
| 5 | Wahyu Aji Trilaksana | HJS Youngstar Kawahara RCTH Sixty | 64 |
| 6 | Fadli Rigani | Yamaha HFN HP969 Indonesia Racing | 63 |
| 7 | April King Mascardo | Racetech Yamaha Philippines Racing | 60 |
| 8 | Adytya Fauzi | JPNW SND Factory Racing | 58 |
| 9 | Ahmad Darwisy Ahmad Sahir | YUZY Asia Team | 55 |
| 10 | Gupita Kresna Wardhana | ZIEAR LFN HP969 AdelIN MCR RBT34 | 54 |
Data klasemen berdasarkan kondisi setelah Round 4, sebagaimana tercantum pada grafis.
Persaingan Indonesia Sangat Kuat
Salah satu hal menarik dari klasemen tersebut adalah dominasi pembalap Indonesia. Dari 10 besar, delapan pembalap berasal dari Indonesia, sementara dua lainnya berasal dari Filipina dan Malaysia.
Kondisi ini memperlihatkan betapa kompetitifnya pembalap Indonesia di kelas UB150 ARRC. Tidak hanya Husni yang berada di posisi teratas, tetapi sejumlah nama seperti Rendi, Dimas, Syirat, Wahyu, Fadli, Adytya dan Gupita juga menghuni papan atas.
Round 5 sendiri berlangsung di PETRONAS Sepang International Circuit, Malaysia, 4-6 September 2026. Jadwal tersebut sebelumnya mengalami perubahan dari 11-13 September menjadi satu pekan lebih awal.
Mampukah Husni Kunci Gelar di Sepang?
Dengan modal keunggulan 67 poin, perhatian terbesar tentu tertuju kepada Husni Zainul Fuadzy.
Jika mampu mempertahankan konsistensi dan memperlebar atau setidaknya menjaga jarak poin dari rival terdekat, Husni berpeluang besar mengamankan gelar UB150 ARRC 2026 lebih awal.
Namun, karakter balapan UB150 yang ketat membuat hasil akhir belum bisa dipastikan hanya berdasarkan selisih poin. Dua balapan dalam satu putaran dapat mengubah peta persaingan dengan cepat.
Kini pertanyaannya tinggal satu: apakah Sepang akan menjadi panggung Husni Zainul Fuadzy untuk mengunci gelar juara UB150 ARRC 2026, atau para rival mampu memperpanjang pertarungan hingga seri berikutnya?
Jawabannya akan ditentukan di lintasan Sepang.

