Otoinfo – Salah satu motor melegenda dari Honda Indonesia yang dirilis pada akhir tahun 1970-an adalah Honda GL Series yang dikenal memiliki mesin tangguh dan handal di berbagai kondisi medan.
Honda menghadirkan beberapa tipe GL Series di Indonesia, yang masih dicari hingga saat ini karena reputasinya yang tak tergerus oleh waktu. Berikut empat generasi Honda GL Series yang masih diminati:
1.Honda GL Pro
Honda GL Pro mendapat berbagai kebaikan dari masyarakat berkat desainnya yang menawan dan efisiensi bahan bakarnya. Pada tahun 1985, GL Pro mengalami perubahan signifikan dengan peningkatan mesin menjadi 145 cc dan penggunaan pengapian CDI.
Versi GL Pro dengan blok mesin hitam dari Jepang juga diperkenalkan pada tahun 1992, tetapi produksinya dihentikan pada tahun 1994 setelah dua tahun beredar. Honda kemudian meluncurkan GL Pro Neotech dengan mesin 160 cc, tetapi produksinya dihentikan pada tahun 1999.
2.Honda GL125
Honda GL125 hadir dengan mesin 125cc, diposisikan sedikit lebih tinggi dari GL100. Meskipun cukup laris, penjualan GL125 tidak sebanding dengan GL100, dan akhirnya dihentikan pada tahun 1985 setelah beredar selama enam tahun.
3.Honda GL Maks 125
GL Max dilengkapi dengan mesin 125 cc, memulai debutnya sejak tahun 1985 hingga 2005. GL Max merupakan motor yang diproduksi lebih awal dibandingkan GL Pro, dan versi GL Pro White Engine diproduksi hingga 1991.
Generasi kedua, GL Pro Black Engine, diboyong dari Jepang sebagai CBU pada tahun 1992, namun produksinya dihentikan pada tahun 1994. GL Pro Black Engine menjadi incaran kolektor karena reputasi mesinnya yang tangguh.
4.Honda GL 100
Tak hanya menghadirkan GL Max 125, Honda juga merilis varian GL Pro pada pertengahan 1980-an. GL Pro White Engine yang pertama beredar hingga tahun 1991, kemudian dilanjutkan dengan GL Pro Black Engine dengan mesin berkapasitas 160cc. Meski tangguh, GL Pro Neotech dihentikan produksinya pada tahun 1999, digantikan oleh Honda MegaPro.
Meski begitu, mesin legendaris dari Honda GL Series tetap menjadi inspirasi, baik bagi penggemar maupun kolektor. Apakah Anda memiliki salah satu dari motor klasik ini? Otoinfo.
