Otoinfo – Honda akhirnya memutuskan untuk menghentikan produksi Super Cub 50, salah satu motor legendaris yang sudah lama mengaspal di Jepang. Keputusan ini diambil karena adanya aturan emisi baru yang akan diberlakukan di Jepang pada akhir tahun 2025.
Aturan ini mengharuskan semua kendaraan bermotor untuk memenuhi standar emisi yang lebih ketat, dan Super Cub 50 tidak dapat memenuhi standar tersebut. Selain terjegal aturan emisi, keputusan untuk menghentikan produksi Super Cub 50 juga didorong oleh penurunan penjualan yang signifikan akibat maraknya sepeda listrik (e-bike).
Berdasarkan laporan dari Nikkei Asia, penjualan moped pada tahun 2023 hanya mencapai 92.824 unit, jauh menurun dibandingkan puncaknya pada tahun 1982 yang mencapai lebih dari 2,78 juta unit. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen mulai beralih ke sepeda listrik yang lebih ramah lingkungan dan hemat biaya.
Meskipun demikian, Honda tetap menjadi pemimpin pasar di segmen motor kecil di Jepang dengan menguasai 80% pangsa pasar. Sejak pertama kali diperkenalkan, Super Cub 50 telah terjual sebanyak 110 juta unit, menjadikannya salah satu kendaraan bermotor terlaris di dunia.
Keberhasilan ini menunjukkan betapa populernya Super Cub 50 di kalangan konsumen selama beberapa dekade terakhir. Honda Jepang saat ini masih menjual berbagai jenis moped di bawah 50 cc, termasuk Super Cub, Cross Cub, skuter Benly, dan CRF50F yang ditujukan untuk motorsport junior.
Namun, penghentian produksi Super Cub 50 bukan berarti akhir dari nama besar ini. Varian Super Cub dengan kapasitas mesin yang lebih besar, seperti Super Cub C125, kemungkinan masih akan tersedia untuk sementara waktu, memberikan kesempatan bagi para penggemar motor klasik untuk tetap menikmati produk ikonik ini.
Keputusan Honda untuk menghentikan produksi Super Cub 50 menunjukkan betapa dinamisnya industri otomotif yang terus beradaptasi dengan perubahan regulasi dan preferensi konsumen.
Maraknya sepeda listrik sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dan efisien menjadi tantangan tersendiri bagi produsen motor konvensional. Namun, dengan inovasi dan adaptasi yang tepat, Honda diharapkan tetap dapat mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dan terus memenuhi kebutuhan konsumen di masa depan. Otoinfo
