Otoinfo – Great Wall Motors (GWM) telah mengumumkan rencana mereka untuk mengembangkan pabrik perakitan di Indonesia, yang berlokasi di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.
Mereka telah menegaskan bahwa fasilitas produksi ini akan mulai beroperasi pada pertengahan tahun ini.
Selain merakit mobil konvensional, pabrik GWM di Wanaherang juga akan fokus pada merakit mobil listrik. Namun, produksi kendaraan nonemisi ini baru akan dimulai pada tahun depan.
Produsen ini dijadwalkan akan memulai produksi perdana pada bulan Agustus, termasuk merakit mobil listrik di pabrik mereka.
Meskipun demikian, untuk memenuhi permintaan pasar, GWM akan mengimpor mobil listrik Completely Built-Up (CBU) dari China pada tahun ini.
Salah satu kendaraan yang akan diimpor adalah Ora 03, yang telah sukses dipasarkan di negara asalnya.
Pabrik GWM akan memulai dengan merakit mobil-mobil merek Haval sebagai langkah awal. Setelah operasional pabrik berjalan lancar, mereka akan mulai merakit mobil keluarga Tank.
Untuk mendukung produksi ini, mereka akan menggunakan fasilitas yang dimiliki oleh Inchcape, perusahaan yang juga memproduksi mobil Mercedes-Benz di Indonesia.
Namun, mereka akan membangun lini produksi baru untuk merakit produk-produk GWM.
Inchcape dan GWM telah menandatangani perjanjian distribusi di Indonesia. Melalui perjanjian ini, Inchcape akan bertanggung jawab untuk memasarkan mobil-mobil mereka, termasuk merek Haval, Ora, dan Tank.
Di pasar Indonesia, mereka akan menjual mobil-mobil mereka melalui sebuah perusahaan patungan yang didirikan oleh Inchcape dan PT Indomobil Sukses International Tbk.
Dalam perusahaan patungan ini, Inchcape akan memiliki 70% saham, sementara Indomobil akan memiliki 30% saham.
Dengan langkah-langkah ini, GWM berharap dapat memperluas jejaknya di pasar otomotif Indonesia, khususnya dengan menyediakan mobil listrik sebagai salah satu opsi bagi konsumen yang peduli lingkungan. Otoinfo.
