Otoinfo.id – Marc Marquez dan Johann Zarco harus berhenti dari GP Australia. Keduanya terlibat kecelakaan sebelum masuk tikungan. Johann Zarco jatuh pada kecepatan yang sangat tinggi, yakni 280 km/jam.
Awalnya kedua pembalap sedang berebut posisi ke-3. Saat top speed tersebut, Zarco melihat peluang terbuka untuk mengambil posisi Marc Marquez dengan cara late braking, karena pada waktu itu Marc Marquez lebih ke kanan. Zarco pun masuk dari sisi kiri Marquez.

Karena terlalu ke kanan, sebelum masuk tikungan Marquez mencoba untuk kembali ke racing linenya dengan bergerak ke kiri. Tanpa disadari roda depan Zarco sudah berada di sisi buntut RCV Marquez.
“Saya melihat ada peluang bagus, lalu saya menuju sebelah Marc. Saat itu Marc sedang slipstream di belakang Jack Miller. Lantas Marquez mencoba untuk masuk ke racing line karena tidak ingin mencoba untuk mendahului Jack. Saat itulah efek angin dari Jack membuat lambat motor Marquez. Saya pun terlalu cepat mendekat ke Marquez disaat Marquez melakukan pengereman terlalu jauh, namun saya tidak memperlambat motor dan menyentuh roda belakang Marquez. Seharusnya saya mengerem lebih awal juga,” jelas Johann Zarco.

Dan baam…..Johann Zarco tersungkur pada kecepatan tinggi. “Saya benar-benar terbang. Itu adalah kecelakaan berkecepatan tinggi. Saya senang saya tetap di rumput selama saya meluncur di atas punggung saya, dengan cara ini saya bisa menyelamatkan tubuh saya. Saya baik-baik saja, hanya bagian tubuh kiri agak sakit,” lanjutnya.
Untungnya, dari pihak Marc Marquez tidak complain terhadap Zarco. “Saya, saya tidak akan mengeluh kepada Johann karena itu adalah insiden balap. Dalam kecepatan itu di ujung lintasan, slipstream sangat berpengaruh besar. Mungkin Zarco memanfaatkan slipstream saya dan Jack untuk mengurangi hambatan,” jelas Marc Marquez. MT4
