Otoinfo.id – Giovanni, pembalap muda berbakat yang kini berusia 11 tahun, tengah menjadi sorotan di ajang balap nasional.
Dikenal dengan julukan Super Gio, pembalap asal Sumatera ini telah menunjukkan potensi besar di kelas beginner Kejurnas Motoprix. Perjalanan kariernya dimulai dari pocket bike, dan kini ia fokus pada balapan motor bebek serta sport, membuktikan kemampuannya di lintasan yang lebih kompetitif.
Selain Kejurnas Motoprix, Super Gio juga aktif berlaga di ajang Mandalika Racing Series, menantang para pesaingnya dengan performa yang konsisten.
Mentalitas bertarung dan dedikasi tinggi membuatnya semakin diperhitungkan sebagai calon juara masa depan. Penampilannya selalu mencuri perhatian dengan gaya balap yang agresif namun tetap terkontrol, ciri khas pembalap bermental juara.
Menatap tahun 2025, Super Gio siap menghadapi tantangan baru dengan ambisi besar. Ia bertekad untuk meraih prestasi gemilang di Kejurnas Motoprix dan Mandalika Racing Series.
Dengan persiapan matang dan semangat juara, Super Gio diharapkan mampu mengukir sejarah sebagai pembalap muda yang sukses di level nasional. Pastinya, Super Gio yang punya skill mumpuni ini bisa saja melangkah ke level internasional. Namun, masih kepentok dengan umur.
“Jadi, umurnya yang masih 11 tahun mengharuskan cari pengalaman dulu. Mungkin 2026 nanti bisa melangkah ke ATC,” tukas Ayah Gio yang selalu setia mendampingi.


