Otoinfo – Ford sedang mempertimbangkan langkah baru yang menarik dalam evolusi Mustangnya dengan memperkenalkan varian hybrid empat pintu. CEO Ford, Jim Farley, telah mengisyaratkan keinginan untuk memperluas silsilah Mustang dengan mempertahankan esensi performa dan warisan legendaris mobil tersebut.
Kesuksesan global Mustang dua pintu telah menjadi dorongan bagi Ford untuk mempertimbangkan penambahan varian empat pintu. Meskipun tetap mengutamakan performa, Ford juga terbuka untuk mengeksplorasi teknologi hybrid untuk Mustangnya.
Dalam perkembangan terbaru, Farley menegaskan bahwa meskipun Ford telah sukses dengan crossover listrik Mach-E, Mobil tersebut akan tetap mempertahankan identitasnya sebagai mobil berperforma tinggi dengan mesin konvensional dan kemungkinan powertrain hybrid.
“Kami tidak akan pernah membuat Mustang yang bukan Mustang. Tetapi apakah kita dapat mengeksplorasi bentuk bodi Mustang lainnya – seperti empat pintu atau sejenisnya? Saya yakin kami bisa, selama model-model ini memiliki semua performa dan sikap seperti aslinya,” kata Farley.
Ford Mustang empat pintu diharapkan dapat bersaing dengan model-model sejenis, termasuk Dodge Charger. Ford berencana untuk meningkatkan kinerja Mustang dengan fokus pada pengurangan bobot mobil, serta menambahkan elemen-elemen “fun to drive” yang lebih menarik.
Meskipun Ford terbuka terhadap elektrifikasi dengan menghadirkan varian Mach-E, Farley menegaskan bahwa Mustang tidak akan menjadi mobil sepenuhnya listrik. Meskipun demikian, Mobil tersebut akan terus menggabungkan teknologi hibrida untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja Mustang.
Ford memiliki rencana untuk menjaga warisan Mustang sebagai mobil berperforma tinggi dengan mesin V8 tradisional dan gearbox manual. Meskipun pasar mobil beralih ke arah elektrifikasi, Ford berkomitmen untuk mempertahankan esensi Mobil tersebut untuk para penggemarnya.


