Otoinfo.id-Memastikan gelar juara Superstock Up To 1000 cc lebih awal, Eric Saputra memang sulit dilawan. Memacu YZF-R1M Eric Saputra kerap dianggap menang sebelum berlomba. Itu lantaran, pacuan rider yang membela tim Cargloss Racetect RRS IRC itu unggul spek dibanding beberapa rider yang pacu YZF R6.

Secara power memang lebih besar,”Tapi tak semudah dibayangkan, bila tak diimbangi dengan skill up, percuma juga,”tegas rider yang identik dengan nomor start 77 itu. Atas dasar itu, di seri pamungkas Yamaha Sunday Race (YSR) akhir pekan ini (26-27/11) di Sentul International Circuit (SIC), Bogor, Jabar, Eric bakal ikut berlaga di kelas R25 Comm Pro,”Saya mau kasih bukti, kalo tidak hanya kencang di spek 1000 cc. Kelas 250 cc pun bisa kompetitif,”tegas Eric yang kali ini dimentori oleh Rey ratukore dan M. Faerozi.
Baca Juga : Final Yamaha Sunday Race 2019 Sentul: Target Poin Sempurna, Eric Saputra Bocorkan Rahasia!

Yup, dua rider berpengalaman tarung di level asia itu didaulat khusus memberi arahan pada Eric,”Racing line jauh beda antara 1000 dan 250 cc. Gaya bawanya juga beda, braking point juga jauh beda,”ujar rider yang juga pebisnis sukses itu. Singkatnya, Eric memang punya persiapan spesial untuk tampil dikelas yang saat ini dipimpin oleh Dzakhwan Roofied K (YARRCI) pada puncak klasemen.

Tak hanya itu,”Demi tampil di R25 Comm Pro, mekanik siapkan mesin baru. Mesin yang tadinya untuk main Endurance Festival sudah dipakai oleh Aditya Fauzi. Dari hasil latihan hari ini, optimis targetkan podium. Sebenarnya, dua tahun lalu pernah ikut kelas ini, tapi sempat kapok karena alami insiden dan patah. Highside di ‘S’ kecil, patah pada bagian claviculla kanan,”tukas Eric yang enggan menyebut berapa catatan waktunya di sesi latihan hari ini. Ada apa tuh?Wawan
