Otoinfo – Pickup double cabin asal Amerika, Ford Ranger, dikenal sebagai kendaraan yang menawarkan performa tangguh di berbagai medan. Dengan ground clearance setinggi 229 mm, Ford Ranger mampu melibas jalanan mulus hingga medan berlumpur dengan apik. Kendaraan ini dilengkapi mesin 4-silinder diesel biturbo EcoBlue berkapasitas 1.995 cc, yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 210 HP dan torsi mencapai 500 Nm.
Performa tangguh Mobil tersebut semakin diperkuat dengan penggunaan ban All-Terrain dari BF Goodrich. Ditambah dengan track yang lebih lebar, suspensi kaki-kaki yang dilengkapi peredam kejut dari Fox Shocks, serta rem ventilated disc di keempat roda, Ford Ranger menawarkan kemampuan off-road yang luar biasa.
Namun, meskipun memiliki keunggulan performa yang tidak diragukan, Mobil tersebut ternyata memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan. Berikut adalah beberapa kelemahan dari Ford Ranger:
Perawatan yang Tidak Mudah
Mobil tersebut dibekali dengan berbagai fitur canggih yang membuat perawatannya tidak semudah kendaraan lain. Banyaknya fitur tersebut membutuhkan perhatian ekstra dan biaya yang tidak sedikit. Selain itu, mesin yang digunakan pada Mobil tersebut kurang familiar di kalangan teknisi di Indonesia.
Tidak semua bengkel mampu menangani perawatan atau perbaikan mesin ini, sehingga pemiliknya harus mencari bengkel khusus yang mampu menangani kendaraan ini. Hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi pemilik Ford Ranger.
Spare Part Lebih Mahal dan Sulit Ditemukan
Selain perawatan yang rumit, suku cadang untuk Mobil tersebut juga sulit ditemukan. Ketersediaan suku cadang yang terbatas ini membuat harganya menjadi lebih mahal dibandingkan suku cadang kendaraan lain. Kendala ini dapat menyulitkan pemilik ketika harus melakukan penggantian suku cadang. Biaya perawatan yang tinggi ini perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk memiliki Ford Ranger.
Bahan Bakar Harus Jenis Terbaik
Mobil tersebut, khususnya varian Raptor, menggunakan mesin modern yang memerlukan bahan bakar berkualitas tinggi setara dengan Dex. Harga bahan bakar jenis Dex ini relatif lebih mahal dibandingkan bahan bakar diesel biasa. Kebutuhan akan bahan bakar berkualitas tinggi ini membuat biaya operasional Ford Ranger menjadi lebih tinggi. Pemilik harus siap mengeluarkan dana lebih untuk bahan bakar, dibandingkan dengan penggunaan double cabin biasa lainnya.
Meskipun Mobil tersebut menawarkan performa yang tangguh dan kemampuan off-road yang luar biasa, kelemahan-kelemahan di atas menjadi pertimbangan penting bagi calon pemilik. Kebutuhan perawatan yang rumit, suku cadang yang mahal dan sulit ditemukan, serta bahan bakar berkualitas tinggi menjadi tantangan tersendiri.
Sebelum memutuskan untuk membeli Ford Ranger, pastikan Anda sudah mempertimbangkan semua aspek tersebut untuk memastikan pengalaman memiliki kendaraan ini tetap memuaskan. Otoinfo.
