Otoinfo – Fabio Quartararo secara resmi telah memutuskan untuk memperpanjang kontraknya dengan tim Yamaha hingga akhir musim MotoGP 2026.

Keputusan ini didasari oleh keyakinannya bahwa Yamaha memiliki potensi untuk kembali mendominasi di lintasan. Quartararo mengungkapkan bahwa Yamaha telah menunjukkan pendekatan baru dan pola pikir agresif, yang membuatnya yakin bahwa mereka akan kembali bersama-sama meraih kesuksesan.
Meskipun demikian, banyak yang menilai keputusan ini bukan hanya karena faktor teknis, tetapi juga masalah gaji. Quartararo dipastikan mendapatkan tawaran kontrak baru dari Yamaha senilai lebih dari 12 juta Euro, lebih dari dua kali lipat gaji Pecco Bagnaia di Ducati saat ini.
Hal menarik lainnya adalah terungkapnya bahwa beberapa pabrikan lain juga mengajukan proposal kepada pembalap MotoGP Quartararo dalam beberapa bulan terakhir.
Salah satunya adalah Aprilia, yang nampaknya ingin mendatangkan pembalap berpengalaman seperti Quartararo untuk menggantikan Aleix Espargaro. Namun, proposal Aprilia senilai 8 juta Euro ditolak oleh Quartararo karena lebih rendah dari tawaran Yamaha.
Sebelum pengumuman resmi, Quartararo pernah menyatakan bahwa nilai gaji menjadi pertimbangan penting baginya. Hal ini menunjukkan bahwa masalah gaji memainkan peran kunci dalam keputusannya.
Dengan tawaran kontrak baru ini, Quartararo kini menjadi pembalap dengan bayaran tertinggi di grid MotoGP, menggantikan Marc Marquez yang sebelumnya memegang posisi tersebut dengan kontrak senilai €20 juta per musim bersama Honda.
Pada akhirnya, keputusan Fabio Quartararo untuk tetap bersama Yamaha menegaskan posisinya sebagai salah satu pembalap papan atas di MotoGP. Sementara itu, Aprilia harus kembali mencari pembalap pengganti yang sesuai dengan visi dan rencana mereka untuk masa depan. Otoinfo.


