Otoinfo.id – Ducati dikenal selalu menghadirkan motor dengan karakter kuat, dan Hypermotard 698 Mono adalah salah satunya. Motor ini bukan sekadar kendaraan roda dua biasa, melainkan mainan berteknologi tinggi untuk pengendara yang mencari sensasi berbeda.
Namun, jangan buru-buru berpikir motor ini bisa menggantikan motor harian Anda. Dari segi konsep, Hypermotard 698 Mono memang terlalu istimewa untuk dipakai setiap hari, apalagi untuk touring jarak jauh.
Touring dan Pemakaian Harian: Bukan Karakternya
Jika Anda penggemar perjalanan jauh, motor ini bukan pilihan tepat. Tangki kecil, posisi berkendara khas supermoto, dan tenaga yang brutal membuatnya lebih cocok untuk perjalanan singkat dibandingkan ribuan kilometer di jalan raya.
Meski bisa digunakan di trackday, Hypermotard 698 Mono juga bukan motor yang ideal untuk semua lintasan. Anda harus cermat memilih trek, karena motor ini bisa terasa “liar” di lintasan lurus panjang.
Mainan Mewah dengan Performa Liar
Dari sisi lain, Ducati Hypermotard 698 Mono adalah salah satu motor paling menyenangkan untuk dikendarai di jalan raya favorit Anda. Dengan mesin bertenaga, handling presisi, dan karakter yang memacu adrenalin, setiap perjalanan singkat terasa seperti momen balap pribadi.
Motor ini memang bukan kendaraan serba guna, tetapi sebagai motor kedua atau motor pelengkap bagi koleksi Anda Hypermotard 698 Mono adalah pilihan sempurna untuk pemilik yang egois.
Cocok untuk Motor Kedua, Bukan Utama
Haruskah Anda membeli Ducati Hypermotard 698 Mono? Jawabannya tergantung kebutuhan. Jika Anda mencari motor untuk perjalanan jauh, efisiensi, dan kenyamanan touring, jelas ada pilihan lain yang lebih masuk akal.
Namun, jika Anda menginginkan motor penuh gaya, bertenaga, dan siap memacu adrenalin di setiap perjalanan singkat, Ducati Hypermotard 698 Mono adalah investasi emosional yang sulit ditandingi.
Baca Juga: “Rahasia Desain Ringan Ducati: Subrangka Belakang Super Sempit Bikin Pengendara Makin Nyaman!”
Dengan kata lain, motor ini adalah “mainan mewah” yang ideal sebagai motor kedua, bukan motor utama.


