Otoinfo.id – Penjelasan Suzuki Soal Nasib Ertiga Hybrid, Penjualan wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler Suzuki Ertiga Hybrid tercatat tidak berjalan normal sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tidak ada pengiriman Ertiga Hybrid sejak Mei hingga November 2025.
Distribusi terakhir tercatat hanya terjadi pada periode Januari hingga April 2025. Setelah itu, angka pengiriman tercatat nihil, memunculkan spekulasi mengenai masa depan LMPV hybrid tersebut di pasar otomotif nasional.
Data Distribusi Suzuki Ertiga Hybrid Awal 2025
Mengacu data Gaikindo, berikut catatan distribusi Suzuki Ertiga Hybrid sepanjang awal 2025:
- Januari 2025: 126 unit
- Februari 2025: 85 unit
- Maret 2025: 190 unit
- April 2025: 687 unit
Setelah April, tidak tercatat adanya pengiriman hingga bulan November 2025.
Baca Juga: Siap Masuk Generasi Baru, Intip Evolusi Mitsubishi Pajero dari Era 1980-an hingga Calon Penerusnya
Bos Suzuki Buka Suara Soal Penyebab Distribusi Mandek
Menanggapi kondisi tersebut, Deputy of Sales & Marketing Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Ismi Saputra, menegaskan bahwa mandeknya distribusi bukan karena penghentian penjualan Ertiga Hybrid di Indonesia.
Menurut Donny, kondisi ini lebih disebabkan oleh penyesuaian strategi pemasaran seiring perubahan tren pasar otomotif nasional.
“Penyesuaian distribusi Ertiga Hybrid bukan disebabkan oleh penghentian produk, melainkan karena perubahan fokus strategi pemasaran. Saat ini tren ketertarikan market terhadap model SUV sedang naik,” ujar Donny.
Fokus Suzuki Beralih ke Model SUV
Donny menjelaskan bahwa Suzuki saat ini mengarahkan pemenuhan permintaan pasar melalui model-model SUV, seperti Suzuki XL7 dan produk SUV lainnya yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia saat ini.
XL7 disebut memiliki keunggulan kapasitas angkut 7 penumpang, serupa dengan Ertiga, namun dikemas dalam format SUV yang tengah diminati pasar.
“Kami berusaha melakukan fokus pemasaran melalui berbagai model SUV, salah satunya XL7 yang juga memiliki kelebihan pada kapasitasnya mengangkut 7 penumpang layaknya Ertiga,” pungkasnya.
Status Suzuki Ertiga Hybrid Masih Dijual
Meski distribusinya minim, Suzuki menegaskan bahwa Ertiga Hybrid masih dipasarkan hingga saat ini. Konsumen tetap dapat memesan unit tersebut apabila masih menginginkannya.
Suzuki Ertiga Hybrid sendiri merupakan mobil pertama Suzuki di Indonesia yang mengusung teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), mengombinasikan mesin bensin dengan sistem mild hybrid untuk efisiensi bahan bakar.
Daftar Harga Suzuki Ertiga & Ertiga Hybrid Terbaru
Mengacu laman resmi Suzuki Indonesia per Januari 2026, berikut daftar harga on the road (OTR) Jakarta:
Suzuki Ertiga Reguler
- GA M/T: Rp 236,1 juta
- GL M/T: Rp 259,7 juta
- GL A/T: Rp 270,7 juta
Suzuki Ertiga Hybrid (SHVS)
- Hybrid GX M/T: Rp 274,9 juta
- Hybrid GX A/T: Rp 285,9 juta
- Hybrid Cruise M/T: Rp 287,8 juta
- Hybrid Cruise M/T Two Tone: Rp 289,8 juta
- Hybrid Cruise A/T: Rp 298,8 juta
- Hybrid Cruise A/T Two Tone: Rp 300,8 juta
Mandeknya distribusi Suzuki Ertiga Hybrid sejak pertengahan 2025 bukan pertanda penghentian produk. Suzuki memilih mengalihkan fokus pemasaran ke segmen SUV yang tengah naik daun, meski Ertiga Hybrid tetap tersedia bagi konsumen yang menginginkannya.
Dengan harga yang masih kompetitif dan statusnya sebagai LMPV hybrid pertama Suzuki di Indonesia, Ertiga Hybrid tetap memiliki ceruk pasar tersendiri di tengah dominasi SUV.
