Otoinfo.id – Memang bukan hal baru bagi Ducati menerapkan livery spesial di balapan kandang. Maksudnya saat berlaga di MotoGP Misano maupun Mugello. Seperti yang terjadi di balapan MotoGP Misano tahun ini, Ducati menerapkan corak serba kuning.
Jadi motor Desmosedici GP23 milik Pecco Bagnaia yang finish di posisi ketiga pada balapan kemarin bercorak kuning. Tak cuma motornya, pakaian balap beserta seluruh kru di Ducati juga semuanya serba kuning.
Dibalik serba kuning tersebut, ternyata ada sejarah di dalamnya. Jadi tidak sekedar livery spesial balapan kandang, tapi ada makna tersendiri. Corak yang disebut Giallo Ducati ini dipakai untuk menghormati sejarah penting Ducati di balap motor.

Walaupun Ducati sejatinya berwarna merah, tapi perlu diketahui kalau kuning juga merupakan bagian dari pabrikan Italia itu. Warna kuning sendiri dipakai Ducati saat pertama kalinya ikut serta di balap motor tahun 1970-an.
“Ducati itu Merah, tetapi Kuning juga bagian dari kami, dan punya tradisi penting dalam motorsport Italia. Giallo Ducati mencerminkan aspek penting dalam identitas kami, seperti energi, antusiasme, dan keberanian. Selain itu, ini juga tribut yang sangat baik untuk sejarah olahraga kami pada musim yang kami jalani sebagai juara dunia dalam dua kejuaraan balap motor terpenting,” ungkap Andrea Ferraresi, Direktur Centro Stile Ducati.
Nah, perlu diketahui pula bahwa tidak cuma di MotoGP saja Ducati memakai warna kuning untuk tahun ini. Di ajang balap WorldSBK tahun ini, tim Ducati Aruba.it Racing juga pakai corak atau livery warna kuning. Saat itu dipakai di balapan Misano yang digelar pada bulan Juni. Aji
