Otoinfo.id-Kabelsetan adalah hasil karya inovasi. Bukan mitos dan sugesti. Oleh karenanya media uji sebagai pembuktiannya pun harus terukur. Oleh karenanya, untuk balap asia (ARRC) Koh Indra sebagai inovator menjalin kerjasama dengan Bima Aditya (The Stroke55). Mekanik senior asal Solo itu jadi bagian dari tim 4S1M Evo Yamaha Racing Team (Philipina).

Baca Juga : Superenduro Championship 2023 Temanggung: Para Rider Djava Adventure Tampil Gemilang!
Sebagai mekanik dengan pemikiran terbuka, Bima Aditya bukan pribadi yang anti terhadap sebuah inovasi. Makanya, dengan tangan terbuka membuka ruang diskusi dengan Koh Indra. Hasilnya, Bima Aditya dibikin penasaran dan ingin coba mengaplikasi inovasi Kabelsetan. Pantauan Otoinfo.id, kerjasama itu sudah dimulai sejak seri 2 Sepang lalu (khusus untuk asia).

Baca Juga : Wow! Total Starter IDW 2023 Seri 2 Wonosari Tembus di Angka 1.880
Klaim yang disampaikan Koh Indra bahwa data diatas dyno ada peningkatan Horse Power (HP). “Bahwa fungsi utamanya adalah untuk mengoptimalkan akselerasi pada mesin. Fungsi lain untuk resolusi throttle power lebih responsif. Optimize top and power, full efficient, emission,”beber Koh Indra. Pastinya, untuk di balap yang notabene sebuah kompetisi, maka pembuktian dari semua klaim yang diberikan pada hasil lomba (podium).

Baca Juga : Oneprix 2023 Seri 3: Awhin Sanjaya Tuntut Haknya Ikut Balap!
Seri 2 Sepang lalu, sejatinya sudah memberi bukti dengan raihan podium Gupito Kresna di race 2 (UB150). Nah, di seri 3 Sugo, Jepang akhir pekan kemarin (24-25/6) kembali memberi bukti. Bahwa hasil di Sepang sebelumnya bukan sekedar kebetulan,”Untuk Jepang dengan karkater yang beda, apalagi menjelang finish ada tanjakan yang butuh akselerasi yang kuat,”ungkap BimaAditya. Alhasi, Gupito Kresna Wardhana sukes raih double podium ketiga dalam dua race, posisi klasemennya pun langsung tancap gas ke posisi ke-3.
Baca Juga : MCR 2023 Surabaya (Seri 3) : M. Gilang Akbar Podium Juara, Fadli Rigani Runner Up, Bos Glamour Full Senyum!
Kerennya lagi, rekan satu timnya yakni Jhon Emerson Ignuito raih podium juara di arce-2. “Yup, punya Jhon Emerson juga dibekali Kabelsetan,”tegas Bima Aditya seraya bilang untuk motor Jhon Emerson dengan mekanik yang beda. Singkatnya, inovasi Kabelsetan yang dihadirkan Koh Indra punya indikasi pembuktian yang terukur. Mantap! Wawan


