Otoinfo.id – Sepeda motor injeksi menyematkan banyak komponen berbau sensor, dari sistim pengereman, karburasi, hingga sistim gas buang.Hal ini dimaksudkan untuk mendapati data yang presisi dan terukur.
Baca Juga: Trik Sakti: Menangani TPS Honda CB150R Error Tanpa Ganti
Salah satu contoh komponen elektronik pada sepeda motor injeksi adalah, keberadaan sensor O2 yang menempel pada leher knalpot. Honda lovers, tahukah kalian nama komponen elektronik yang dimaksud?. Yap betul, komponen ini bernama O2 sensor atau juga biasa disebut dengan sensor gas buang. Komponen elektronik pada sepeda motor injeksi ini merupakan detektor pengukur sedikit banyaknya kandungan oksigen di exhaust knalpot.

Sensor O2 ini berfungsi mendeteksi data gas buang pada knalpot, agar data pasokan bahan bakar dari ruang bakar sesuai dengan kebutuhan. Teknologi ini juga membuat kendaraan lebih ramah lingkungan.Dengan takaran BBM yang presisi sehingga bahan bakar tidak mubazir, hal tersebut juga mampu menekan emisi pada gas buang.
Baca Juga:Skutik Besar Honda PCX160 dan Honda ADV160 Jadi Primadona GIIAS 2022
Cara kerja sensor ini yaitu membandingkan jumlah O2 sisa pembakaran dengan data O2 dari udara luar. Data perbandingan ini nantinya diubah menjadi arus listrik, guna memberi sinyal ke ECU (Electronic Control Unit). Sinyal yang didapat membuat ECU menentukan takaran bahan bakar yang ideal, kemudian bahan bakar disemprotkan ke ruang pembakaran, berdasarkan deteksi data pada gas buang. Nah, sensor O2 ini menjadikan penggunaan bahan bakar pada sepeda motor lebih irit, serta ramah lingkungan.
Balik lagi dengan sensor O2 pada Honda CB150R kalian. Ingat!, jangan sampai lupa memasang sensor ini, setelah aktivitas yang mengharuskan pembongkaran pada knalpot. Ohiya, saat kalian ingin mengganti knalpot standar menggunakan knalpot racing, pilihlah produk knalpot dengan tipe full sistem, karena tipe knalpot ini sudah ada lobang sensor o2 nya.Galih
