Otoinfo.id-Erwin Sredex joki asal Mojokerto, Jatim dan Bekantan Speed asal Banjarmasin, Kalsel jadi bintang digelaran bergengsi Kawahara IRC IDC musim ini. Keduanya hangat diperbincangkan lantaran sukses mencuri perhatian. Bukan lantaran tebar sensasi, tapi karena torehan prestasi.
Baca Juga : Hasil Juara Kawahara IRC IDC 2019 (Seri 3) Sragen
Jelang seri ke-3 di Sragen, Jateng, Sredex memimpinn klasemen sementara kategori open. Sredex unggul 17 poin dibanding Alvan Cebon diposisi kedua. Pun begitu dengan seri 3 yang digelar di Sirkuit Alun-Alun, Sragen, Jateng (8/9) kemarin. Sredek kembali menunjukan dominasinya dan konsisten mendulang poin. Layaknya bledheg alias guntur disiang hari, Sredex bersama Bekantan Speed benar-benar mengguncang panasnya persaingan.

Baca Juga : Kawahara IRC IDC 2019 Sragen (Seri 3): Wow! Perang Injeksi, Ho2 Racing Cetak 7,2 Detik Lagi
Yup, dari 6 kelas utama yakni bebek 200, matic 200, bebek 130, Ninja TU, Ninja STD dan FFA. Ada 4 Kelas yang masuk 5 besar yakni matic 200, bebek 130, Ninja TU, bebek 200. Matic 200 podium kesatu, bebek 130 ke-5, Ninja TU ke-2, bebek 200 ke-3. Luar biasa! Atas hasil itu Irawan selaku pemilik tim mengucap syukur tak terhitung,”Alhamdulillah untuk hasil seri ini, bisa konsisten mendulang poin untuk menjaga kans juara umu,”ujar Irawan yang memastikan hadir disetiap serinya.
Baca Juga : Kawahara IRC IDC 2019 (Seri 3): Erwin Sredex Pimpin Penyisihan Sport 2T 155 TU, Ini 16 Besar yang Lolos
Menarik juga diungkap apa kiat sukses dimusim perdananya full seri diajang dengan kompetisi tingkat tinggi itu. “Kami sudah punya persiapan matang sejak setahun yang lalu. Selain melengkapi kuda pacu, juga pilihan joki yang memang dengan pertimbangan matang. Kami cari joki yang memang sesuai karakter motor, Sredex pilihan yang pas,”bebr Irawan yang selain Sredex juga punya joki andalan Vano Mahendra dikategorin pemula. Vano pun memberi hasil positif di pemula dengan menempati lima besar klasemen.
Tapi pastinya, tak lupa juga didukung oleh pacuan yang prima. Irawan dengan pengalamannya memang cermat membaca potensi performa. “Untuk spek 2 tak dengan PRK, matic 200 bersama Moon Racing, bebek 130 dengan MBKW2, bebek 200 pakai YB55,”tukas Irawan. Mantap! Wawan


