portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
HeadlineRacing

Tampil Konsisten Sejak Seri Awal, Lucky Kaddi Kuasai Super Underbone Jelang Superprix 2026 Seri 4

HeadlineRacing

Formasi Tepat dan Kuat, Duet DITS Racing Kini Puncaki Klasemen Superprix 2026

HeadlineRacing

Andalan HMS95 Akbar Abud Pimpin Klasemen 4T Expert Jelang Superprix 2026 Seri 4

HeadlineRacing

Ninja Kuning bersama Deny MJ Moncer di Piala Bupati Cup Sleman, Borong Juara 1 dan 2 Ninja Sunmory Komunitas!

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
MotoGP

2 Rider MotoGP Terancam Hilang di 2026, Salah Satunya Pernah Jadi Raja Mandalika!

Wawan
Last updated: 11/09/2025 10:20
By Wawan
3 Min Read
2 Rider MotoGP Terancam Hilang di 2026, Salah Satunya Pernah Jadi Raja Mandalika!
2 Rider MotoGP Terancam Hilang di 2026, Salah Satunya Pernah Jadi Raja Mandalika!
SHARE

Otoinfo.id – Bursa transfer MotoGP 2026 mulai menimbulkan drama menarik. Beberapa tim papan atas sudah mengunci formasi pembalapnya, namun ada juga rider yang justru masih menggantung nasibnya.

Contents
Miguel Oliveira: Juara Mandalika yang Kehilangan KursiSejarah di MandalikaSituasi Sulit di 2026Somkiat Chantra: Debut yang Tak Sesuai HarapanHarapan Besar di AwalRealita yang PahitMasa Depan yang Masih Abu-Abu

Dari sekian nama, ada dua pembalap top yang statusnya masih belum jelas. Ironisnya, salah satunya adalah pembalap yang pernah mencatat sejarah besar dengan kemenangan di Sirkuit Mandalika.

Miguel Oliveira: Juara Mandalika yang Kehilangan Kursi

Sejarah di Mandalika

Miguel Oliveira, pembalap asal Portugal, pernah mencuri perhatian dunia ketika menjuarai MotoGP Mandalika 2022. Saat itu, ia menjadi pembalap pertama yang naik podium tertinggi di Indonesia. Catatan tersebut membuat Oliveira dikenal sebagai “Raja Mandalika”.

Situasi Sulit di 2026

Namun, jelang MotoGP 2026, Oliveira justru dalam posisi sulit. Prima Pramac Racing hanya memperpanjang kontrak Jack Miller dan memilih Toprak Razgatlioglu untuk musim depan. Praktis, Oliveira kehilangan tempat di tim satelit Yamaha itu.

Padahal, meski kerap dihantam cedera musim ini, Oliveira tetap menunjukkan kualitasnya. Sayangnya, hasil terbaik hanya finis ke-12 di MotoGP Hungaria 2025, membuat peluangnya bertahan semakin kecil.

Baca Juga: MotoGP San Marino 2025: Marquez Bidik Gelar, Tak Peduli Bayang-bayang Rossi di Misano

Somkiat Chantra: Debut yang Tak Sesuai Harapan

Harapan Besar di Awal

Nama Somkiat Chantra juga termasuk dalam daftar rider yang terancam. Pembalap asal Thailand ini mendapat kesempatan emas debut di kelas premier bersama LCR Honda di MotoGP 2025.

Ekspektasi besar disematkan padanya, apalagi ia menjadi salah satu rider Asia Tenggara yang menembus level tertinggi balap motor dunia.

Realita yang Pahit

Sayangnya, performa Chantra jauh dari harapan. Ia kesulitan beradaptasi dan kerap gagal finis. Hingga pertengahan musim, Chantra baru meraih 1 poin saja, membuatnya terpuruk di posisi ke-26 klasemen sementara.

Honda pun tampaknya lebih mempercayakan kursi pada Johann Zarco, sementara kontrak Chantra masih tanpa kejelasan. Jika tidak ada perubahan, kariernya di MotoGP bisa berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.

Baca Juga: Johann Zarco Optimistis Bangkit Usai Crash di MotoGP Catalunya 2025

Masa Depan yang Masih Abu-Abu

Situasi Oliveira dan Chantra menjadi gambaran betapa kerasnya persaingan di MotoGP.

  • Oliveira masih punya kans dilirik tim papan menengah berkat pengalamannya serta catatan tiga kemenangan di kelas premier.
  • Chantra mungkin harus realistis mempertimbangkan turun kelas atau mencari peluang lain di tim yang lebih kecil.

Keduanya kini harus menunggu keputusan bursa transfer berikutnya, yang kemungkinan akan ditentukan setelah seri-seri krusial seperti Misano dan Motegi.

MotoGP 2026 belum dimulai, namun drama bursa transfer sudah jadi sorotan. Miguel Oliveira, sang juara Mandalika, dan Somkiat Chantra, debutan Thailand, masih belum jelas masa depannya.

Apakah keduanya akan tetap berada di grid MotoGP musim depan, atau justru tersingkir lebih cepat? Jawabannya akan menjadi salah satu cerita besar menuju MotoGP 2026.

Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:Bursa Transfer MotoGPMiguel OliveiraMotoGP 2026motogp mandalikasomkiat chantra
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

Maverick Vinales berhasil mengejutkan banyak pihak di MotoGP Qatar 2025 dengan performa gemilangnya. Pembalap asal Spanyol yang kini membela tim KTM Tech3 itu sempat mengancam posisi Marc Marquez di Sirkuit Losail, Doha, pada balapan yang digelar akhir pekan lalu. Vinales memulai balapan dari posisi keenam, namun dengan strategi yang brilian dan kecepatan yang luar biasa, ia berhasil melesat ke posisi kedua, tepat di belakang Marc Marquez. Namun, sayangnya, podium kedua yang ia raih harus sirna setelah Vinales dijatuhi penalti 16 detik terkait pelanggaran aturan tekanan ban. Kiprah Manis Vinales di Sirkuit Losail Vinales memberikan penampilan yang sangat mengejutkan pada MotoGP Qatar 2025. Pembalap yang dijuluki Top Gun ini tampil luar biasa, bahkan lebih baik daripada yang diperkirakan, termasuk oleh tim KTM itu sendiri. Pernat, seorang pengamat MotoGP, mengungkapkan bahwa Vinales bahkan lebih cepat dari yang diprediksi banyak orang. “Vinales menunjukkan balapan yang luar biasa. Dia tampil sangat bagus, dan bahkan KTM sendiri mungkin tidak menyangka performanya bisa sekuat itu,” kata Carlo Pernat, dilansir dari Motosan, Jumat (18/4/2025). Namun, penalti 16 detik yang diterima Vinales membuatnya kehilangan podium kedua. Aturan tekanan ban yang ketat memang menjadi sorotan dalam balapan tersebut. Vinales pun menyayangkan keputusan tersebut, yang menurutnya terlalu keras untuk sebuah kesalahan teknis seperti itu. Carlo Pernat Soroti Aturan Tekanan Ban Carlo Pernat tidak hanya memuji performa Vinales, tetapi juga mengkritik aturan tekanan ban yang ia anggap terlalu ketat dan tidak proporsional. Menurutnya, penalti 16 detik untuk pelanggaran tekanan ban di MotoGP Qatar 2025 terasa berlebihan, mengingat Vinales berhasil menunjukkan performa luar biasa yang bahkan membuat tim KTM terkejut. “Seorang pembalap yang finis di posisi kedua, namun dihukum dengan penalti 16 detik, itu terasa berlebihan,” ujar Pernat. “Aturan tersebut masih memakan korban dan perlu dievaluasi. Vinales berhasil tampil dengan luar biasa, tetapi sayangnya, masalah teknis seperti tekanan ban justru merusak hasil tersebut.” Evaluasi Aturan MotoGP dan Dampaknya Carlo Pernat juga menyoroti bahwa aturan tekanan ban yang ketat sebaiknya dievaluasi ulang oleh pihak penyelenggara MotoGP. Ia berpendapat, aturan ini terkadang tidak proporsional dengan pencapaian seorang pembalap yang tampil baik sepanjang balapan. Hal ini bisa memengaruhi persepsi terhadap keadilan kompetisi dan pengalaman balap secara keseluruhan. Vinales, yang tampil sangat kompetitif, bahkan membuat tim KTM dan tim-tim lainnya kesulitan untuk mengejar. Pernat menyatakan, performa Vinales yang memukau di MotoGP Qatar 2025 menunjukkan bahwa pembalap tersebut memang berada dalam bentuk terbaiknya, dan KTM mungkin akan menjadi pesaing serius di musim ini. Kesimpulan: Penampilan mengejutkan Maverick Vinales di MotoGP Qatar 2025 menunjukkan bahwa dia masih memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi, meskipun sayangnya penalti terkait tekanan ban harus merusak hasil positifnya. Carlo Pernat memuji performa Vinales yang tak terduga dan berharap agar aturan yang mempengaruhi hasil balapan bisa lebih diperhatikan oleh pihak penyelenggara. MotoGP 2025 akan terus menarik untuk diikuti, dengan banyak kejutan yang mungkin datang di balapan berikutnya.
MotoGP

Maverick Vinales Bikin Marc Marquez Ketar-ketir di MotoGP Qatar 2025

By Wawan
19/04/2025
Fabio Quartararo Kagum pada Diogo Moreira: “Pembalap Bertalenta, Layak Naik ke MotoGP 2026!”
MotoGP

Fabio Quartararo Kagum pada Diogo Moreira: “Pembalap Bertalenta, Layak Naik ke MotoGP 2026!”

By Wawan
19/08/2025
Update Cedera Jorge Martin
MotoGPRacing

Update Cedera Jorge Martin: Patah 11 Tulang Rusuk, Ini Kondisi Terkini di Rumah Sakit

By Wawan
15/04/2025
HeadlineMotoGPRacing

Marc Marquez Teratas, Duet BK8 Gresini Lengkapi Podium Sprint Race MotoGP Aragon 2025 

By Puput
08/06/2025
Jadwal MotoGP Austria 2025 Hari Ini: Marquez Bidik Pecah Telur Kemenangan di Spielberg
MotoGP

Jadwal MotoGP Austria 2025 Hari Ini: Marquez Bidik Pecah Telur Kemenangan di Spielberg

By Wawan
15/08/2025
Johann Zarco Kejutan MotoGP 2025: Bawa Honda ke Podium dan Lampaui Prediksi Musim
MotoGP

Johann Zarco Kejutan MotoGP 2025: Bawa Honda ke Podium dan Lampaui Prediksi Musim

By Wawan
11/08/2025
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?